Kabarnanggroe.com, Pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang berlangsung pada 12 Mei 2026 di Aula SBSN Fakultas Psikologi menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi mahasiswa tersebut. Bukan hanya sebagai agenda pergantian kepengurusan, pelantikan ini juga menandai keberlanjutan sejarah baru dalam tubuh HMP Ilmu Perpustakaan: dua periode berturut-turut dipimpin oleh sosok perempuan atau srikandi kampus.
Pada periode 2025, kepemimpinan HMP Ilmu Perpustakaan dipegang oleh Dara Amelia Putri. Di bawah kepemimpinannya, organisasi terus bergerak menjalankan berbagai program dan memperkuat eksistensi mahasiswa Ilmu Perpustakaan di lingkungan kampus. Kini, estafet kepemimpinan kembali dipercayakan kepada perempuan, yaitu Az-zahraturrima sebagai Ketua Umum HMP Ilmu Perpustakaan periode 2026. Pergantian ini bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi, tetapi menjadi simbol lahirnya regenerasi kepemimpinan perempuan yang kuat dan berkelanjutan.
Dua periode berturut-turut dipimpin oleh perempuan menunjukkan bahwa HMP Ilmu Perpustakaan merupakan organisasi yang memberi ruang luas terhadap kapasitas dan kualitas kader tanpa memandang gender. Kepemimpinan tidak lagi dipandang berdasarkan laki-laki atau perempuan, melainkan berdasarkan kemampuan, tanggung jawab, serta dedikasi dalam membawa organisasi menuju arah yang lebih baik.
Fenomena ini juga menjadi gambaran positif bahwa perempuan mampu mengambil peran strategis dalam organisasi mahasiswa. Sosok perempuan tidak hanya hadir sebagai pelengkap dalam struktur organisasi, tetapi juga mampu menjadi pengambil keputusan, penggerak perubahan, sekaligus teladan bagi kader-kader lainnya. Kehadiran Dara Amelia Putri pada periode sebelumnya dan kini dilanjutkan oleh Az-zahraturrima menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk memimpin dengan karakter yang tegas, komunikatif, dan penuh tanggung jawab.
Di tengah perkembangan era digital dan tantangan dunia informasi yang semakin kompleks, organisasi mahasiswa dituntut untuk lebih inovatif, adaptif, dan aktif membangun ruang literasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Karena itu, kepengurusan baru HMP Ilmu Perpustakaan periode 2026 diharapkan mampu melanjutkan semangat organisasi, memperkuat solidaritas antaranggota, serta menghadirkan program-program yang berdampak bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Pelantikan ini bukan hanya tentang pengesahan kepengurusan baru, tetapi juga tentang harapan. Harapan agar HMP Ilmu Perpustakaan terus menjadi ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas. Dua periode dipimpin srikandi telah menjadi catatan penting dalam sejarah organisasi ini. Kini, langkah baru dimulai bersama Az-zahraturrima untuk melanjutkan perjuangan, menjaga semangat kaderisasi, dan membawa HMP Ilmu Perpustakaan menuju arah yang lebih progresif dan bermakna.






