Kabarnanggroe.com, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, memberikan penghargaan kepada 20 mahasiswa STIK/PTIK Lemdiklat Polri Sindikat IX Angkatan 83/WPS beserta satu perwira pendamping atas dedikasi dan kepedulian mereka dalam membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di daerah tersebut.
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi nyata para mahasiswa selama masa tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
“Penghargaan ini kami berikan atas pengabdian dan kepedulian adik-adik mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Teuku Raja Keumangan dalam keterangan yang diterima, Kamis (26/02/2026).
Menurutnya, kehadiran mahasiswa STIK-PTIK Polri tidak hanya sebatas simbolis, melainkan benar-benar terjun langsung ke lapangan. Mereka berada di lokasi pengungsian, membantu distribusi bantuan, melakukan pendampingan, serta memberikan dukungan moril kepada para korban.
“Pada masa pemulihan pascabencana, adik-adik mahasiswa tidak hanya membantu dari kejauhan, tetapi turun langsung dan berada di tenda-tenda pengungsian bersama masyarakat, memberikan bantuan, pendampingan, serta penguatan moril,” jelasnya.
Ia berharap seluruh pengabdian tersebut menjadi amal ibadah dan memperoleh balasan terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT). Bupati juga menilai kehadiran para mahasiswa menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nagan Raya serta mempererat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan institusi kepolisian.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, serta kepedulian sosial. Melalui semangat tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis dan kolaborasi yang kuat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nagan Raya.
“Kami berharap para mahasiswa STIK-PTIK sebagai calon pemimpin dan perwira Polri di masa depan dapat terus menanamkan nilai integritas, profesionalisme, serta pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
Sementara itu, Perwira Pendamping Mahasiswa STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Kristanto Yoga Darmawan, menyampaikan bahwa selama pelaksanaan pengabdian di Kabupaten Nagan Raya, pihaknya mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten maupun jajaran Polres Nagan Raya.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah program telah berhasil dilaksanakan mahasiswa, mencakup pembangunan fisik maupun nonfisik. Kegiatan nonfisik di antaranya berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program trauma healing bagi masyarakat terdampak.
“Pada hari ke-17 pengabdian, hampir seluruh kegiatan yang diamanahkan institusi telah kami selesaikan, baik trauma healing, bantuan sosial, maupun manajemen logistik,” ungkapnya.
Atas nama lembaga STIK-PTIK, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya atas dukungan dan kerja sama yang terjalin selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Pemkab Nagan Raya sehingga seluruh rangkaian pengabdian mahasiswa dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.






