Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi SPd MPd mewujudkan aspirasi warga Gampong Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh atas perlengkapan Masjid Al-Muhyi yang sedang dalam tahap pembangunan.
Permintaan sebelumnya yang disampaikan ke Musradi berupa mihrab dan ornamen masjid, sehingga akan tampak indah dan nyaman saat beribadah di dalamnya telah melekat di dalamnya dan diserahkan ke pengurus masjid bersamaan dengan peringatan 21 tahun tsunami Aceh pada Sabtu (27/12/2025) pagi.
Musriadi dalam kata sambutannya di depan seratusan jamaah, baik pria maupun wanita menyatakan aspirasi masyarakat Gampong Pango Deah ini sangat luar biasa, sehingga shalat berjamaah akan semakin nyaman.
Dia menegaskan setiap aspirasi warga akan ditampung untuk dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran dewan, selanjutnya diserahkan kepada dinas terkait dalam lingkungan Pemko Banda Aceh untuk menindaklanjuti di lapangan.

Ditambahkan, salah satu aspirasi warga Gampong Deah yang akan dapat diwujudkan pada 2026 mendatang yakni balai pengajian. Dia berharap, warga Gampong Pango Deah ikut berdoa agar rencana ini dapat diwujudkan.
Untuk penambahan mihrab dan interior Masjid Al-Muhyi dibawah tanggung jawab Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh dan dikerjakan oleh pihak ketiga yakni CV Putra Fajarindo dengan anggaran Rp 443 juta lebih, bersumber APBK Kota Banda Aceh 2025.
Proses pekerjaan dimulai pada 23 Juli 2025 dan rampung dikerjakan pada 19 Desember 2025, sehingga dapat diserahkan kepada pengurus Masjid Al-Muhyi agar dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan shalat berjamaah, termasuk shalat Jumat.
Selain itu, Wakil Ketua DPRK Kota Banda Aceh dari Fraksi PAN ini juga menyinggung korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh pada 26 November 2025 lalu.
Dia juga meminta para jamaah, selain berdoa untuk para korban tsunami, juga untuk mendoakan korban banjir dan tanah longsor 26 November 2025 dengan doa dan zikir dipimpin Tgk Mawardi.
Musriadi berharap dengan doa para jamaah, para korban terdampak banjir dan longsor di Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah dan kabupaten lainnya dapat diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.(Muh)






