Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, meminta Pemerintah Aceh segera bersikap tegas menyikapi kelangkaan semen yang terjadi di sejumlah daerah di Aceh. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas pembangunan serta berdampak langsung pada masyarakat.
Musriadi menegaskan, kelangkaan semen tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menghambat proyek infrastruktur, pembangunan rumah warga, hingga kegiatan ekonomi masyarakat kecil. “Pemerintah Aceh harus hadir dan mengambil langkah konkret. Jangan sampai kelangkaan ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan,” ujar Musriadi,,di Banda Aceh, Sabtu (20/12/2025).
Menurutnya, Pemerintah Aceh melalui dinas terkait perlu segera melakukan pengawasan distribusi di lapangan serta memastikan pasokan semen tetap tersedia dan harga tetap stabil. Ia juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu menindak jika ditemukan praktik penimbunan atau permainan distribusi.
Selain itu, Musriadi mendorong adanya koordinasi intensif antara Pemerintah Aceh, produsen, dan distributor semen agar pasokan ke daerah-daerah di Aceh kembali normal. Terlebih, saat ini kebutuhan semen meningkat seiring berjalannya berbagai proyek pembangunan.
“Stabilitas ketersediaan semen sangat menentukan kelancaran pembangunan di Aceh. Pemerintah harus memastikan masyarakat tidak dirugikan akibat kelangkaan ini,” pungkasnya.(Mar/*)






