Kabarnanggroe.com, BANDA ACEH – Dunia pendidikan Al-Qur’an di Aceh kedatangan tamu istimewa. Founder Rumah Tajwid Indonesia sekaligus Guru Al-Qur’an bersanad, Ustadz Hartanto Saryono, Lc., hadir di Aceh untuk mengisi serangkaian kegiatan pembekalan guru Al-Qur’an, kajian tematik, serta Talaqqi Musyafahah yang dipusatkan di Banda Aceh dan berlanjut hingga ke Sabang.
Rangkaian kegiatan akbar ini resmi dibuka pada Jumat, 30 Oktober 2026, bertempat di Aula Bapelkes Aceh dan Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry. Antusiasme tinggi terlihat dari kehadiran para pendidik Al-Qur’an, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tidak ingin melewatkan momen langka ini.
Dalam sesi pembekalan dan kajiannya, Ustadz Hartanto, Lc. membawakan materi yang sangat krusial, di antaranya mengenai urgensi mempelajari Al-Qur’an sepanjang hayat serta bedah tuntas berbagai kesalahan umum yang kerap terjadi saat membaca Al-Qur’an. Kehadiran beliau memberikan warna baru serta penguatan standar bacaan Al-Qur’an yang sahih bagi para pengajar di Serambi Mekkah.

Ketua Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi erat berbagai elemen umat dan lembaga dakwah di Aceh, yang terdiri dari Sahabat Quran Aceh (SAQU Aceh), QAF UIN Ar-Raniry, Rumah Huffazh KAMMI, Persatuan Muslimah (Salimah), serta Ma’had Jamiah UIN Ar-Raniry. Acara ini juga turut didukung penuh oleh para sponsor, yaitu Yakesma, ITF UIN Ar-Raniry, dan Rumah Zakat.

Panitia mengajak seluruh masyarakat, para guru ngaji, dan pemerhati pendidikan Islam untuk terus mengikuti dan meramaikan sisa rangkaian kegiatan ini. Mengingat Ustadz Hartanto, Lc. masih akan melanjutkan agenda dakwah, pembekalan, dan pembinaan di wilayah Banda Aceh serta Pulau Sabang hingga Senin, 2 November 2026.
Momen langka menghadirkan seorang pakar dan pengampu Al-Qur’an bersanad ini diharapkan mampu melahirkan para pengajar Al-Qur’an yang lebih berkualitas, sehingga standar bacaan Al-Qur’an di Aceh semakin baik, fasih, dan sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.(*)






