Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu, Perum Bulog Aceh menyiapkan 16 ribu ton beras untuk ketahanan pangan selama enam bulan mendatang.
“Bulog Aceh persiapkan stok beras hingga Desember 2023 mendatang telah mencukupi. Jadi stok beras sudah cukup dan tidak perlu dikhawatirkan lagi,” kata Irsan Nasution, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Aceh, kepada media ini, di Banda Aceh, Rabu (26/7/2023).
Menurutnya, pengoptimalan dalam pembelian hingga ribuan ton beras juga akan dilakukan pada musim panen bulan Oktober dan November 2023 mendatang. Pembelian dari hasil panen petani dalam negeri tersebut, untuk memupuk stok beras yang lebih menjanjikan.
“Supaya lebih menjamin ketersediaan stok beras, kita juga akan membelinya pada musim panen mendatang,” ujar Irsan Nst.
Pimpinan Bulog Aceh mengungkapkan, terkait stok beras yanga ada di gudang Bulog, ada penugasan dari pemerintah terkait penambahan stok beras dari luar negeri.
Kemudian, lanjut Irsan Nasution, terkait penugasan pemerintah untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan, SPHP, Perum Bulog akan tetap membeli beras petani hingga Desember mendatang dengan harga Rp 8.600/kg. “Jadi untuk harga ritel dan pengecer dipasar maksimalnya Rp 9.950/kg,” jelasnya.
Selain itu, Irvan menuturkan, alokasi Bantuan Sosial (Bansos) pangan di Aceh pada bulan April, Mei, dan Juni, jumlah yang sudah disalurkan sebanyak 15.526 ton beras. “Selama tiga bulan terakhir sudah 15 ribu ton lebih bansos yang disalurkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Irsan Nasution menyebut Badan Pangan Nasional merencanakan untuk tetap melanjutkan program bansos pada bulan Oktober, November, dan Desember 2023 mendatang. “Bansos akan dilanjutkan pada tiga bulan di akhir tahun ini,” pungkasnya.(Fj/WD)






