Kabarnanggroe.com, Sabang — Relawan Bakti BUMN Batch VII menggelar berbagai kegiatan edukatif bagi puluhan murid Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sabang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anak-anak melalui berbagai aktivitas menarik.
Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pupuk Indonesia Mutia Rayulis Tuti Putri mengatakan, salah satu kegiatan unggulan adalah kelas melukis, yang memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan ekspresi artistik mereka. Selain itu, relawan juga mengajarkan cara membuat jamu tradisional, termasuk mendukung alat penunjangnya.
“Selain mengajarkan pembuatan jamu, kami juga mengenalkan konsep ecoprint sebagai bentuk seni ramah lingkungan serta memperkenalkan kebun percontohan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang bercocok tanam,” ujar Mutia, Senin (24/02/2025).
Relawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut sebanyak tujuh orang, mengajarkan metode hidroponik kepada siswa. Dengan teknik ini, anak-anak dapat belajar menanam sayuran tanpa menggunakan tanah, yang dapat menjadi keterampilan berharga di masa depan.
“Jadi untuk hidroponik ini, perawatannya lebih mudah dilakukan oleh anak-anak dan tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas. Semoga dengan adanya edukasi hidroponik ini dapat dilanjutkan dan memberikan penghasilan lebih untuk sekolah,” tambahnya.
Program ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para siswa, yang tampak bersemangat dalam mengikuti setiap sesi. Para relawan berharap bahwa edukasi yang diberikan dapat membantu anak-anak SLB mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bakti BUMN untuk mendukung pendidikan inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus di Sabang.(*)






