Kabarnanggroe.com, Meureudu – Provinsi Aceh termasuk 10 besar produksi padi Nasional dan Aceh juga merupakan Centra produksi padi nasional dalam mempertahankan ketahanan pangan. Diantara kabupaten Centra padi,
Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Bireuen, Pidie, yang saat ini menjadi lumbung padi di Aceh.
“Permasalahan sekarang adalah sebagian sawah tadah hujan, belum Full Irigasi”, kata Ir Teuku Iskandar, M.Si, mantan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, Kementan RI, kepada media ini, di Pijay, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, akibatnya pola tanam padi belum Full IP-200, karena faktor pembatas air irigasi “Program kementan RI sekarang adalah meningkatkan pola tanam padi dari IP-200 ke IP-300,” sebutnya.
Program Kementan RI memperkuat Sistem Irigasi Nasional dengan Anggaran 3 Triliun, adalah Kesempatan bagi Kabupaten-kabu paten di Aceh, termasuk Pidie Jaya, “Bupati Pidie Jaya mengajukan proposal dengan Justifikasi yang kuat kepada Menteri Pertanian RI di Jakarta”, tambah Teuku Iskandar.
Sebelumnya, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MENTAN RI, mengatakan program tersebut tidak dibagi merata. “Kita lihat potensi dan respon kepala daerah, kalau bupatinya aktif kita percepat,” tambah Mentan Amran Sulaiman.(MTis)






