Diskopukmdag Banda Aceh Dorong Pelayanan KSP Lebih Responsif dan Berkualitas

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) agar semakin responsif terhadap kebutuhan anggota serta mampu memberikan layanan yang profesional dan terpercaya.

Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, S.Sos., M.Si, Kamis (23/7/2026), mengatakan bahwa pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi, khususnya KSP yang bergerak di sektor jasa keuangan.

Menurutnya, KSP memiliki peran strategis dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya menjadi kebutuhan internal koperasi, tetapi juga menjadi tuntutan publik yang harus dipenuhi secara berkelanjutan.

“Pelayanan yang responsif dan berkualitas akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi anggota. Ini penting agar koperasi tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengakses layanan keuangan yang mudah dan terjangkau,” ujar Bukhari.

Ia menegaskan, Diskopukmdag terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap KSP agar mampu menjalankan operasional secara profesional, termasuk dalam hal pelayanan kepada anggota. Pembinaan tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sistem administrasi, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas.

Selain itu, Bukhari juga mendorong pengelola KSP untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan. Digitalisasi dinilai dapat mempercepat proses pelayanan, meningkatkan akurasi data, serta mempermudah akses anggota terhadap berbagai layanan koperasi.

“Di era digital saat ini, KSP harus mampu beradaptasi. Pemanfaatan teknologi akan membuat pelayanan menjadi lebih efisien dan transparan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan, termasuk memastikan seluruh transaksi dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Transparansi dan akuntabilitas, kata dia, merupakan fondasi utama dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Diskopukmdag akan terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja KSP di Banda Aceh, termasuk aspek pelayanan kepada anggota. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan serta mendorong perbaikan secara berkesinambungan.

“Melalui evaluasi rutin, kita ingin memastikan bahwa seluruh KSP benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada anggotanya,” katanya.

Bukhari berharap, dengan pelayanan yang semakin responsif dan berkualitas, KSP di Banda Aceh mampu meningkatkan daya saing serta memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Koperasi harus hadir sebagai solusi ekonomi masyarakat. Dengan pelayanan yang baik, kita optimistis kepercayaan masyarakat akan terus meningkat,” pungkasnya.(Adv)

Exit mobile version