Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) KONI Aceh bergerak cepat memastikan kesiapan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV 2026 di Aceh Jaya.
Melalui rapat perdana di Ruang Rapat Utama Sekretariat KONI Aceh, Senin (20/7/2026), Panwasrah sepakat menurunkan tim khusus ke Aceh Jaya untuk menginventarisir seluruh persiapan yang telah dilakukan tuan rumah.
“Langkah ini penting untuk memastikan kepastian jadwal penyelenggaraan PORA Aceh Jaya yang direncanakan akhir tahun 2026,” ujar Ketua Panwasrah KONI Aceh, Dr. Mansur,M.Kes., yang memimpin langsung rapat tersebut.
Tim yang diturunkan nantinya akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, mulai dari Bidang Sarana dan Prasarana, Bidang Akomodasi dan Konsumsi, hingga Bidang Pertandingan.
Hasil peninjauan lapangan secara komprehensif itu akan dibawa ke forum Rapat Terpadu yang melibatkan KONI Aceh, PB PORA, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, serta jajaran Panwasrah.
“Insya Allah, dari temuan riil di lapangan akan diambil kesimpulan pasti terkait jadwal pelaksanaan PORA Aceh Jaya,” kata Mansur.
Terkait jadwal keberangkatan tim, akan dikaji lebih lanjut oleh Kepala Sekretariat KONI Aceh, Alfian Zuhri bersama tim keuangan.
Rapat perdana tersebut dihadiri langsung Ketua Umum KONI Aceh Saiful Bahri atau Pon Yaya, Ketua Harian Kennedi Husein, Wakil Ketua I HT Rayuan Sukma, Wakil Ketua II Bachtiar Hasan yang juga Wakil Ketua Panwasrah, serta seluruh jajaran Panwasrah yang mayoritas merupakan kepala bidang dan staf KONI Aceh.
Dalam arahannya, Pon Yaya mengingatkan jajaran Panwasrah untuk bekerja secara profesional, terukur, dan solid. Ia menegaskan, setiap kebijakan yang diambil harus berlandaskan regulasi yang berlaku.
“Ini penting agar kita terhindar dari hal-hal yang bisa mendatangkan mudarat, baik saat ini maupun setelah pekerjaan selesai,” tegas Pon Yaya.
Selain itu, ia juga meminta seluruh personel Panwasrah menjaga kekompakan dan soliditas selama menjalankan tugas.
“Jaga kekompakan dan jangan ada saling menjatuhkan, karena itu sama dengan merusak harmoni dan menjatuhkan moril dalam menjalankan tugas. Selamat bekerja, semoga kita tetap dalam lindungan Allah,” pungkas Pon Yaya.
Rapat berakhir menjelang Salat Ashar dan menyepakati akan digelar rapat lanjutan sebagai langkah koordinasi serta evaluasi terhadap kebijakan yang telah dan akan dijalankan.(Sdm/*).






