Diskopukmdag Banda Aceh Tingkatkan Pengawasan Koperasi untuk Efektivitas Pengelolaan

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh terus memperkuat pengawasan terhadap koperasi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut.

Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, S.Sos., M.Si, Selasa (14/7/2026), mengatakan bahwa pengawasan yang intensif menjadi kunci dalam memastikan koperasi berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Oleh karena itu, pengelolaan yang efektif harus didukung oleh sistem pengawasan yang kuat dan berkelanjutan.

“Pengawasan bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi lebih kepada pembinaan agar koperasi mampu menjalankan kegiatan usahanya secara sehat dan profesional,” ujar Bukhari.

Ia menjelaskan, pengawasan yang dilakukan meliputi pemeriksaan administrasi, evaluasi kinerja, hingga peninjauan terhadap sistem manajemen keuangan koperasi. Hal ini penting untuk memastikan seluruh aktivitas koperasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Diskopukmdag juga mendorong pengurus koperasi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Dengan SDM yang kompeten, koperasi diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.

Bukhari menambahkan, pihaknya terus melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkala agar koperasi tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

“Dengan pengawasan yang baik, kita ingin koperasi di Banda Aceh benar-benar menjadi lembaga ekonomi yang kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus koperasi untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan ekosistem koperasi yang sehat dan berdaya saing. Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan pelaku koperasi diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Ke depan, Diskopukmdag Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan berbasis data dan teknologi, sehingga proses monitoring dapat dilakukan secara lebih efektif, cepat, dan akurat.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong koperasi di Banda Aceh menjadi lebih profesional serta mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.(Adv)

Exit mobile version