BPKS Dorong Pengelolaan Bersama TWA Tugu KM Nol

* Secara Profesional dan Berkelanjutan

Penandatangan MoU kerja sama pengelolaan bersama Taman Wisata Alam (TWA) Tugu KM Nol Kota Sabang oleh BPKS yang diwakili Deputi Komersial dan Investasi Teuku Ardiansyah, Pemerintah Kota Sabang diwakili Wakil Wali Kota Sabang Drs. Suradji Junus, serta BKSDA diwakili Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata, S.Hut., M.Sc., M.Si. di Aula Kantor Wali Kota Sabang Jum'at (8/5/2026).FOTO/ M RIZAL

Kabarnanggroe.com, Sabang – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) bersama Pemerintah Kota Sabang dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pengelolaan bersama Taman Wisata Alam (TWA) Tugu KM Nol Kota Sabang.

Penandatanganan dilakukan oleh BPKS yang diwakili Deputi Komersial dan Investasi Teuku Ardiansyah, Pemerintah Kota Sabang diwakili Wakil Wali Kota Sabang Drs. Suradji Junus, serta BKSDA diwakili Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata, S.Hut MSc MSi yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sabang, Jum’at (8/5/2026)

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid beserta rombongan, Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen, Direktur Jenderal KSDAE Setiawan Pudyatmoko, Direktur Perencanaan Konservasi Dr. Ir. Amy Nurwati, MM, Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Norman, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh Dr. A. Hannan, MP, para tamu undangan lainnya.

Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen menyampaikan bahwa kawasan Tugu KM Nol merupakan ikon nasional sekaligus salah satu destinasi strategis pariwisata di ujung barat Indonesia yang harus dikelola secara profesional, tertib, dan berkelanjutan.

Menurutnya, kawasan seluas 1,2 hektare tersebut dibangun oleh BPKS dan ke depan akan dikelola secara bersama antara BPKS, Pemerintah Kota Sabang, dan BKSDA agar pengelolaan kawasan wisata menjadi lebih baik dan memberi kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
“Dengan pengelolaan bersama ini, kita berharap kawasan KM Nol dapat tertata dengan baik sehingga masyarakat dan wisatawan yang datang merasa nyaman dan puas,” ujar Iskandar.

Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid didampingi Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen dalam penandatanganan MOU kerja sama pengelolaan bersama Taman Wisata Alam (TWA) Tugu KM Nol Kota Sabang di Aula Kantor Wali Kota Sabang Jum’at (8/5/2026).FOTO/ M RIZAL

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan kawasan KM Nol telah masuk dalam Rencana Strategis BPKS Tahun 2025–2029 sebagai kawasan prioritas pengembangan pariwisata dan ekonomi kawasan.

Selain itu, Iskandar turut mendorong ketiga pihak untuk segera menyusun program pengembangan jangka pendek, menengah, dan panjang agar pengelolaan kawasan wisata KM Nol dapat berjalan terarah, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Sabang.

Melalui kerja sama tersebut, BPKS berharap sinergi lintas lembaga dapat terus diperkuat guna mendukung pengembangan sektor pariwisata, peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi masyarakat di Kota Sabang.

Ke depan, kawasan ini direncanakan dikembangkan melalui berbagai program pemanfaatan aset pemerintah dan pengembangan bisnis kawasan yang produktif. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan usaha masyarakat di kawasan wisata KM Nol.

Kerja sama ini juga disebut sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan sektor pariwisata nasional, serta pemberdayaan masyarakat. Di akhir kegiatan, seluruh pihak menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi mendukung kemajuan Kota Sabang sebagai destinasi wisata unggulan.(Rizal)