Kabarnanggroe.com, Pidie – Sejumlah gampong di Kecamatan Pekanbaro, Kabupaten Pidie, berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah mereka. Peredaran narkoba yang sebelumnya dikenal lebih sering terjadi di perkotaan, kini juga mulai merambah hingga ke wilayah pedesaan. Hal ini membuat pemerintah gampong semakin waspada dalam mengantisipasi ancaman ini.
Keuchik Blang Krueng Seumideun, Kecamatan Pekan Baro, Teuku Maimun Azhari, menyampaikannya terhadap kondisi ini. “Peredaran narkoba di gampong sudah masuk kategori rawan,” ungkapnya kepada wartawan, Senin, 4 November 2024. Ia menekankan bahwa edukasi mengenai bahaya narkoba sangat penting, terutama bagi generasi muda.
Menurut Teuku Maimun, sosialisasi yang dilakukan BNNK membawa dampak positif bagi pemahaman masyarakat. “Dengan adanya kegiatan sosialisasi dari BNNK, dapat mengubah pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa seluruh elemen masyarakat sangat mendukung langkah preventif ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas narkoba.
Kepala BNNK Pidie, AKBP Sabri, menanggapi inisiatif positif pemerintah gampong dalam menggandeng BNNK. Menurutnya, sosialisasi dan deteksi dini terhadap perangkat gampong sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba. “Sosialisasi pencegahan narkoba dan deteksi dini di gampong-gampong sangat penting, agar mengetahui bahaya masyarakat dari barang terlarang itu,” ungkap Sabri.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh peraturan setempat, yakni Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2018 tentang fasilitasi pencegahan pencegahan narkotika, serta Peraturan Bupati Pidie Nomor 02 Tahun 2024 mengenai prioritas penggunaan dana gampong. AKBP Sabri berharap agar gampong-gampong lain ikut mengalokasikan anggaran mereka untuk sosialisasi pencegahan narkoba dan deteksi dini. Mari lawan narkoba demi desa bersinar, tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba dan dampak negatifnya. Langkah ini diharapkan mampu membangun benteng kokoh bagi generasi muda di pedesaan agar terhindar dari pengaruh buruk narkoba.






