PSSI Tunda Pelaksanaan Liga 4 Musim 2026/2027, Format Baru Segera Diterapkan

Pemain Kuala Nanggroe FC (kaos putih) menyundul bola dalam laga melawan Aceh Kutaraja FC di laga terakhir Grup D Liga 4 Zona Aceh di Lapangan Carlos Lhoknga, Aceh Besar, Senin (24/11/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

Kabarnanggroe.com, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunda pelaksanaan kompetisi Liga 4 Musim 2026/2027 di seluruh wilayah Indonesia.

Penundaan tersebut berkaitan dengan rencana penerapan format baru kompetisi kasta keempat sepak bola nasional tersebut.

Keputusan itu tertuang dalam surat resmi PSSI dengan Nomor: 6410/PGD/655/X-2026, tertanggal Jakarta, 26 Oktober 2026, yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, SE.

Surat yang bersifat penting tersebut yang diketahui posaceh.com, Selasa (27/10/2026), ditujukan kepada seluruh PSSI Provinsi di Indonesia, baik di tingkat provinsi maupun kota/kabupaten.

Dalam surat itu, PSSI menyampaikan permohonan maaf sekaligus instruksi tegas kepada seluruh Asprov untuk menahan diri dari pelaksanaan kompetisi hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

“Bersama dengan ini kami sampaikan bahwa PSSI akan menerapkan format baru Liga 4 yang akan dimulai pada Musim 2026/2027. Berkenaan dengan hal tersebut, PSSI meminta kepada seluruh PSSI Provinsi untuk menunda pelaksanaan Liga 4 Musim 2026/2027 baik di tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten sampai dengan terbitnya surat edaran PSSI selanjutnya,” demikian petikan isi surat tersebut.

Surat dengan kode RP/RP4/AL/YN itu juga telah ditembuskan kepada Ketua Umum PSSI sebagai laporan, Komite Eksekutif PSSI, dan arsip.

Hingga berita ini diturunkan, PSSI belum merinci secara detail seperti apa format baru yang akan diterapkan pada Liga 4 musim depan.

Namun, langkah penundaan serentak ini mengindikasikan adanya perubahan signifikan dalam sistem kompetisi, yang diduga berkaitan dengan penyelarasan pembinaan, standarisasi kompetisi amatir, serta penataan jalur promosi menuju Liga 3.

Liga 4 selama ini menjadi fondasi utama pembinaan sepak bola di daerah. Kompetisi ini menjadi ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda di tingkat kabupaten/kota untuk meniti karier ke jenjang yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, perubahan format diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi dan tata kelola sepak bola akar rumput.

PSSI mengimbau kepada seluruh Asprov untuk bersabar dan menunggu surat edaran resmi selanjutnya yang akan mengatur secara teknis mengenai format, jadwal, serta regulasi terbaru Liga 4 Musim 2026/2027.(Sdm).