Daerah  

Sembilan Pengungsi Rohingya Kabur dari Penampungan Padang Tiji

Lokasi pengungsian Rohingya komplek Mina raya Gampong Leun Tanjong, kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie Selasa (28/2/2023) FOTO/ HARMADI.

Kabarnanggroe.com, Sigli – Sebanyak 9 pengungsi Rohingya kembali kabur yang ketiga kali tidak berhasil digagalkan oleh petugas keamanan di lokasi penampungan sementara gedung Yayasan Mina Raya, Gampong Leun Tanjong Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie.

Adapun informasi yang dilaporkan sebanyak 9 pengungsi yang kabur tersebut yang berjenis laki laki sekita pukul 03.00 WIB. Kesembilan pengungsian Rohingya yang kabur diketahui oleh pihak petugas telah kabur saat dilakukan absensi pagi oleh petugas, pada pukul 10.00 WIB, Selasa (28/2/2023).

Bidang komunikasi UNHCR, Mitra Suryono mengatakan, ini yang Keduakalinya ada pengungsi yang meninggalkan tempat penampungan secara spontan pihaknya selalu memberikan counselling dan nasihat kepada para pengungsi untuk tetap berada di tempat penampungan dan memberikan peringatan kepada mereka akan resiko/ bahaya yang ada apabila mereka meninggalkan penampungan secara spontan.

“Para wanita dan anak-anak dan pria yang rentan seperti mereka tetap meninggalkan penampungan, meskipun telah mengetahui resiko yang dapat mereka hadapi, menunjukkan besarnya keinginan mereka untuk pergi dan bersatu kembali dengan keluarga mereka yang berada di tempat lain,” kata Mitra Suryono.

Lebih lanjut Mitra Suryono, mengatakan Pengungsi Rohingya adalah termasuk kelompok orang yang paling teraniaya di dunia. Keluarga mereka tercerai-berai karena adanya ancaman di negara asal mereka. Mereka mungkin sudah bertahun-tahun tidak berjumpa sanak keluarganya sehingga dorongan untuk melanjutkan perjalanan sangat besar.

“Mereka tidak memiliki opsi menempuh perjalanan yang legal untuk bersatu kembali dengan keluarga yang mungkin berada diluar Indonesia” ujar Mitra Suryono

Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali, membenarkan informasi bahwa 9 orang Rohingya telah kabur dari camp penampungan Mina Raya.

“Belum diketahui secara pasti, bagaimana mereka kabur dari kamp pengungsi Update perkembangan masih menunggu dari unhcr juga,” tutupnya. (Hmd)