Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh terus memperluas jangkauan dakwahnya dengan menggelar kegiatan pembinaan keagamaan di Kabupaten Aceh Tengah, tepatnya di Kota Takengon, pada 27–29 April 2026.
Aceh Tengah dipilih sebagai lokasi kegiatan karena daerah ini masih merasakan dampak musibah besar yang terjadi beberapa bulan lalu. Kehadiran para penyuluh diharapkan mampu memberikan penguatan spiritual sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk bangkit kembali.
Selama tiga hari kegiatan, para penyuluh IPARI tidak hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga melakukan pendampingan langsung kepada warga. Mereka berdialog, bertatap muka, serta memberikan edukasi keagamaan agar masyarakat mampu menerima ujian dengan penuh kesabaran, sembari terus berikhtiar untuk kembali pulih seperti sediakala.

Selain itu, IPARI Kemenag Banda Aceh juga mengisi ceramah di sejumlah masjid di wilayah Kota Takengon. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah partisipasi dalam program Subuh Rabu Berkah yang digelar di Masjid Baitul Iman, Kampung Tebet, Kecamatan Bebesen.
Dalam kegiatan tersebut, salah seorang penyuluh, Ustaz Umar Ismail, menyampaikan tausiah yang mengajak jamaah untuk membangun keluarga sakinah, memperkuat keharmonisan suami istri, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa keluarga yang kuat dan religius akan menjadi fondasi lahirnya keberkahan dalam kehidupan.
“Jika keluarga mampu dijaga dengan baik, insya Allah kemuliaan dan keberkahan akan turun dari Allah SWT,” ujar Ustaz Umar dalam ceramahnya yang disambut antusias oleh jamaah.
Kegiatan Subuh Rabu Berkah sendiri merupakan program kolaborasi yang dipelopori oleh IAIN Aceh Tengah dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah hingga aparat keamanan, termasuk Polres Aceh Tengah. Bahkan, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, turut hadir dalam setiap rangkaian kegiatan dan memberikan sambutan serta dukungan penuh.
Sebagai penutup, seluruh jamaah yang hadir dalam kegiatan Subuh Berkah tersebut disuguhkan sarapan bersama, menambah kehangatan dan kebersamaan antara masyarakat dan para penyuluh.
Melalui kegiatan ini, IPARI Kemenag Banda Aceh berharap dakwah yang dilakukan tidak hanya menjadi penguatan spiritual, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan optimisme masyarakat Aceh Tengah dalam menghadapi masa pemulihan.(Herman/*)






