Ditemani Rita Mayasari, Isyana Wisnu Kagum pada Kerajinan Aceh Besar

Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari memperkenalkan produk kerajinan kepada Ketua IADbDaerah Aceh Besar, Ny. Isyana Wisnu saat kunjungan di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/10/2026). FOTO/ BEDU SAINI

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Suasana hangat terasa di Galeri Dekranasda Aceh Besar ketika Ketua Dekranasda Aceh Besar Hj. Rita Mayasari menyambut kedatangan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Aceh Besar, Ny. Isyana Wisnu, Selasa (6/10/2026).

Pertemuan itu tidak berlangsung dalam suasana yang kaku. Rita Mayasari dengan ramah mendampingi Ny. Isyana melihat satu per satu produk kerajinan yang dipajang di Galeri Dekranasda Aceh Besar.

Keduanya tampak akrab sembari berbincang dan menikmati berbagai karya kerajinan yang menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif masyarakat Aceh Besar.

Ny. Isyana Wisnu terlihat antusias dalam kunjungan tersebut. Ia menyimak penjelasan mengenai beragam produk yang dipamerkan, mulai dari kerajinan hingga produk khas daerah yang memiliki nilai seni sekaligus potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan.

Rita Mayasari tidak hanya menyambut, tetapi turut menemani langsung setiap bagian kunjungan. Ia memperkenalkan berbagai produk sambil memberikan ruang bagi Ny. Isyana untuk melihat lebih dekat kualitas, bentuk dan keunikan hasil karya para perajin Aceh Besar.

Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari bersama Ketua IAD Daerah Aceh Besar, Ny. Isyana Wisnu tinjau berbagai produk UMKM  di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/10/2026). FOTO/ BEDU SAINI

Suasana semakin cair ketika Ny. Isyana mencoba beberapa produk kerajinan yang tersedia. Beberapa di antaranya tampak cocok dikenakan, membuat kunjungan tersebut terasa seperti pengalaman berbelanja sekaligus mengenal lebih dekat hasil kreativitas masyarakat Aceh Besar.

Ketertarikan dan kekaguman atas kerajinan Aceh Besar itu bahkan berlanjut dengan keputusan Ny. Isyana membawa pulang sejumlah produk kerajinan yang menarik perhatiannya. Momen tersebut menjadi gambaran sederhana bagaimana produk lokal dapat menciptakan daya tarik ketika diperkenalkan secara langsung dalam suasana yang hangat dan bersahabat.

Bagi Rita Mayasari, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lebih jauh keberadaan Galeri Dekranasda Aceh Besar sebagai ruang promosi bagi produk-produk kerajinan daerah.

Galeri tidak hanya menjadi tempat memajang hasil karya, tetapi juga menjadi etalase kreativitas masyarakat dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Aceh Besar.

Dalam kunjungan tersebut, Rita Mayasari didampingi Wakil Ketua Dekranasda Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag., bersama jajaran Dekranasda Aceh Besar.

Kehadiran Ny. Isyana menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya memperkenalkan produk kerajinan Aceh Besar ke khalayak ramai. Interaksi yang terbangun selama kunjungan juga memperlihatkan bahwa promosi produk lokal dapat dilakukan melalui ruang-ruang silaturahmi yang sederhana, dekat dan penuh keakraban.

Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari foto bersama Ketua IAD Daerah Aceh Besar, Ny. Isyana Wisnu di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (06/10/2026). FOTO/ BEDU SAINI

Galeri Dekranasda Aceh Besar sendiri memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Galeri tersebut sebelumnya juga mendapat pengakuan sebagai salah satu galeri Dekranasda terbaik se-Aceh dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh yang berlangsung di Galeri Dekranasda Aceh, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (13/9/2026).

Dalam penilaian terhadap galeri Dekranasda kabupaten/kota se-Aceh, Aceh Besar tampil sebagai Galeri Dekranasda Terbaik. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya daerah dalam menampilkan sekaligus mempromosikan potensi kerajinan yang dihasilkan para perajin lokal.

Bagi Dekranasda Aceh Besar, capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperluas promosi dan pengembangan produk kerajinan daerah.

Apalagi, setiap produk yang ditampilkan di galeri tidak hanya membawa nilai estetika, tetapi juga merepresentasikan kreativitas dan kerja masyarakat yang berada di balik proses produksinya.

Kunjungan Ny. Isyana pun berakhir dalam suasana penuh keakraban. Dari sekadar melihat-lihat produk, kunjungan tersebut berkembang menjadi pengalaman langsung menikmati hasil karya perajin Aceh Besar, bahkan membawa pulang beberapa produk yang dianggap menarik.

Di tengah upaya meningkatkan ekonomi kreatif daerah, momen sederhana seperti itu menjadi bagian penting dalam memperluas pengenalan produk lokal.

Semakin banyak orang mengenal, mencoba dan menggunakan produk daerah, semakin terbuka pula peluang bagi kerajinan Aceh Besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Dekranasda Aceh Besar, saat ini juga terus berupaya menjadikan galeri sebagai salah satu ruang untuk mempertemukan karya perajin dengan masyarakat.

Dari ruang tersebut, harapannya bukan hanya produk yang semakin dikenal, tetapi juga semakin banyak perajin lokal yang mendapatkan manfaat dari berkembangnya pasar kerajinan daerah.(Wahyu)