Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Kantor Kemenag Aceh Besar, Jantho, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kepala Kemenag Aceh Besar H Saifuddin SE bertindak sebagai pembina. Upacara berlangsung khidmat, diikuti kepala Subbag tata usaha, para kepala seksi, sejumlah kepala madrasah, kepala KUA, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Aceh Besar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Saifuddin mengatakan peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan, sekaligus merefleksikan pentingnya menjaga ideologi negara.
“61 tahun silam, ada upaya untuk menggantikan Pancasila sebagai ideologi negara. Upacara ini menjadi salah satu cara kita untuk memperkuat kembali keteguhan terhadap ideologi bangsa, yaitu Pancasila,” kata Saifuddin.

Yahwa–sapaan akrabnya, mengatakan peristiwa Gerakan 30 September 1965 menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, mengingatkan generasi sekarang bahwa ketahanan ideologi membutuhkan komitmen bersama.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, terutama dalam menjalankan tugas sebagai ASN dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Yahwa.
Tantangan dalam menjaga persatuan bangsa terus tumbuh. Karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, gotong royong, keadilan, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Ia mengajak jajaran Kemenag Aceh Besar menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
“Keteguhan terhadap Pancasila harus terlihat dalam cara kita bekerja dan melayani masyarakat,” ujarnya.*






