Kabarnanggroe.com, Blangkejeren — Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti mengatakan Pemerintah terus mempercepat revitalisasi sekolah yang terdampak bencana, termasuk penyaluran sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, Rabu, (23/9/2026).
Menurutnya, Gayo Lues menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus karena persoalan lahan relokasi serta bencana yang terjadi berulang dalam waktu berdekatan.
Secara Nasional, sebanyak 97 sekolah telah diusulkan untuk direlokasi. Dua sekolah di Gayo Lues, yakni SMPN Satu Atap Agusen dan SMP IT Darul Mukhlisin, telah melalui verifikasi dokumen dan sertifikat tanah.
“97 sekolah telah diusulkan untuk direlokasi. Sebanyak 60 sekolah masih dalam proses penyediaan lahan bersama Pemerintah Daerah,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia berharap Pemda segera mengusulkan sekolah yang membutuhkan relokasi agar dapat ditindaklanjuti kementerian terkait.
Selain relokasi, Kementerian Pendidikan juga memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada guru di tiga Provinsi terdampak untuk meningkatkan kemampuan menghadapi kondisi darurat dan melakukan evakuasi.(Muh/*)






