Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopukmdag) terus memperkuat pengawasan terhadap Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) sebagai upaya menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga koperasi.
Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, S.Sos., M.Si, Rabu (8/7/2026), menegaskan bahwa pengawasan yang ketat menjadi salah satu kunci utama dalam memastikan koperasi berjalan sesuai dengan prinsip, aturan, serta standar operasional yang telah ditetapkan.
Menurutnya, KSP dan USP memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya dalam menyediakan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau. Oleh karena itu, keberadaan koperasi harus benar-benar dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pengawasan ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi lebih kepada upaya pembinaan agar koperasi dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan,” ujar Bukhari.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari pemeriksaan administrasi, evaluasi laporan keuangan, hingga peninjauan langsung ke lapangan. Selain itu, Diskopukmdag juga terus mendorong pengurus koperasi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengelola koperasi secara modern dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Bukhari menambahkan, pihaknya juga mengingatkan seluruh pengelola KSP dan USP agar selalu mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk dalam hal pengelolaan dana anggota. Hal ini penting untuk menghindari potensi penyimpangan yang dapat merugikan anggota koperasi.
“Kepercayaan anggota adalah aset utama koperasi. Jika integritas terjaga, maka koperasi akan semakin kuat dan mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi di Banda Aceh untuk bersama-sama menjaga tata kelola yang baik serta menjunjung tinggi prinsip koperasi.
Pemko Banda Aceh, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan guna menciptakan koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Dengan pengawasan yang semakin diperkuat, diharapkan KSP dan USP di Banda Aceh dapat menjadi lembaga keuangan yang terpercaya, sekaligus menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif.(Adv)






