Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Lapangan tembak Rindam IM saat ini fasilitasnya lengkap berstandar Internasional setelah di Senayan, Jakarta menjadi arena pelaksanaan Pra PORA.
Lapangan tembak tersebut yang digunakan pada PON XXI Aceh – Sumut 2024 terbuka untuk umum.
Ketua Pengprov Perbakin Aceh, Brigjen TNI Hasandi Lubis SIP, MM, M.han mengatakan, Lapangan tembak itu terbuka untuk umum.
Hasandi menyebutkan, bagi atlet Aceh yang tergabung di Perbakin manfaatkan lapangan ini agar bisa lebih fokus berlatih sehingga dapat berprestasi.
“Bagi yang baru pemula bisa berlatih disini dengan bimbingan pelatih. Anak-anak yang punya bakat dapat dibina dengan baik dan serius’, ujar Jenderal Bintang Satu itu.
Katanya, yakinlah dengan latihan rutin dan disiplin maka prestasi ini pasti bisa diraih menjadi petembak yang handal dan hebat membanggakan daerah dan negara.
Ia juga menyatakan lapangan tembak Perbakin Aceh dapat dijadikan TC bagi atlet nasional tinggal disinipun bisa dengan fasilitas penginapan standar ditambah udara yang segar dekat pegunungan.
Sementara itu, sebanyak 195 atlet Perbakin Aceh mengikuti Pra PORA IV di Lapangan Tembak, Rindam IM, Mataie, Aceh Besar, Minggu 17 Mai 2026.
Para peserta terdiri dari 124 atlet pria, 71 wanita, 26 pelatih dan offisial.
Para atlet ini datang dari 19 Pengcab di kabupaten/kota minus Nagan Raya, Abdya Simeulue. Mereka bertanding merebut juara untuk lolos ke PORA IV di Aceh Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Aceh yang diwakili Wakil Ketua I T Rayuan Sukma mengatakan PORA IV di Aceh Jaya tidak akan mundur dan tetap dilaksanakan.
Kalau diundur maka akan beradu dengan kejuaraan nasional lainnya. Maka, siap tidak siap kita akan jalan terus.
Kalau diundur dikuatirkan nantinya jika ada atlet Aceh yang dipanggil pemusatan latihan di Jakarta maka tentunya akan menjadi salah satu kendala bagi KONI Aceh.
Rayuan menambahkan prestasi Perbakin Aceh sangat membanggakan bagi KONI dimana pada PON Aceh – Sumut 2024 lalu meraih emas dan menjadikan rangking Aceh peringkat 6 nasional.
‘Ini sangat bersejarah bagi Aceh dan sudah puluhan kali Perbakin Aceh tak pernah raih emas’, ungkap Rayuan.
Ketua Pelaksana, Asrizal menyebutkan, ajang ini seleksi menuju PORA di Aceh Jaya, yang berlangsung mulai tanggal 17 – 24 Mai 2026 dengan tema ‘Melangkah bersama dan berprestasi”. (Sdm/*)






