Bupati Agara Serahkan Peralatan Rumah Tangga untuk 345 KK Terdampak Banjir

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menyerahkan bantuan kepada korban bencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tenggara, di Kecamatan Ketambe, Sabtu (4/4/2026). FOTO/ ILYAS

Kabarnanggroe.com, Kutacane – Melalui Baitul Mal Aceh, Baitul Mal Aceh Tenggara menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tenggara. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, di Kecamatan Ketambe, Sabtu (4/4/2026).

Setiap kepala keluarga menerima satu paket bantuan yang terdiri dari kompor satu unit, selang gas satu unit, piring satu lusin, cangkir satu lusin, sendok satu lusin, panci satu lusin, kuali satu lusin, gayung satu unit, ember satu unit, handuk satu unit, serta sarung dan mukena.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRK Aceh Tenggara Dapil V, Ketua MAA, Ketua Baitul Mal Aceh Tenggara, serta para kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Ia juga mengimbau masyarakat yang tidak terdampak agar tidak mengambil bantuan yang bukan menjadi haknya.
“Jangan mengambil hak yang bukan milik kita. Ini adalah duka bagi saudara-saudara kita. Jangan pernah mengambil hak orang lain,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak banjir.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” katanya

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Aceh Tenggara, Sufian Husni, melaporkan bahwa bantuan ini sebenarnya telah direncanakan untuk disalurkan sejak akhir tahun 2025. Namun, karena keterbatasan anggaran, penyaluran baru dapat direalisasikan pada tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa terdapat satu desa di Kecamatan Ketambe yang terdampak banjir dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 292 jiwa. Selain itu, terdapat 29 desa lainnya dengan total 345 kepala keluarga yang juga terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh Tenggara.

Ia menambahkan bahwa sumber bantuan berasal dari Baitul Mal Aceh yang disalurkan melalui Baitul Mal Aceh Tenggara.
“Bantuan ini dari Baitul Mal Aceh melalui Baitul Mal Aceh Tenggara, untuk masyarakat,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan selama empat hari, oleh tim Baitul Mal yang mengantarkan langsung kepada masyarakat. Pihaknya juga mengimbau warga agar tidak berdesak-desakan saat proses distribusi berlangsung.(Ilyas)