Bupati Pidie Jaya Akui Sejumlah Fasilitas Huntara Belum Sempurna

Bupati Pidi Jaya, Sibral Malasyi melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi Huntara di Kecamatan Meureudu, Rabu (4/3/2026). FOTO/HUMAS PIDIE JAYA

Kabarnanggroe.com, Meureudu – Bupati Sibral Malasyi mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan pada fasilitas Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya.

Hal tersebut disampaikan Sibral Malasyi usai melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi Huntara di Kecamatan Meureudu pada Rabu (4/3/2026). Peninjauan dilakukan bersama tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pusat yang dipimpin Nouldy Tangka.

Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya Huntara di Gampong Blang Awe, kawasan PDAM Gampong Beurawang, Gampong Beuringen, serta peninjauan Sungai dan Jembatan Blang Awe.

Menurut Sibral, dari hasil peninjauan di beberapa titik Huntara masih ditemukan fasilitas yang belum sempurna, seperti platform dan ventilasi udara yang belum tersedia.

“Dari hasil kunjungan atau tinjauan ke beberapa lokasi titik Huntara masih didapati fasilitas yang belum sempurna, yaitu berupa platform dan ventilasi udara yang belum ada sehingga patut diperbaiki kembali melalui tim Satgas PRR,” ujar Sibral Malasyi, Kamis (5/3/2026).

Selain fasilitas Huntara, pemerintah daerah juga menyoroti kondisi infrastruktur di Krueng Meureudu yang saat ini telah menggerus badan jalan akses masyarakat. Kondisi tersebut bahkan dinilai mulai mengancam kawasan permukiman serta areal persawahan milik warga.

Karena itu, pemerintah daerah meminta agar penanganan terhadap kondisi sungai tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi oleh Satgas PRR.

Sibral menambahkan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pemulihan pascabencana berjalan secara terukur dan tepat sasaran.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada pemulihan dengan memperbaiki kerusakan, tetapi juga memperkuat mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali berdampak besar bagi masyarakat,” pungkasnya.(Hadi)