Musrenbang Kecamatan Lawe Alas Fokus Penguatan Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan Dalam RKPK 2027

Bupati Aceh Tenggara (Agara) HM Salim Fakhry menyampaikan arahan sekaligus membuka Musrenbang Kecamatan Lawe Alas RKPK Tahun 2027, di Aula Kantor Camat Lawe Alas, Agara, Rabu (25/2/2026). FOTO/ ILYAS

Kabarnanggroe.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara (Agara) HM Salim Fakhry membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lawe Alas dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Tahun 2027, di Aula Kantor Camat Lawe Alas, Agara, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini memfokuskan pada penguatan infrastruktur serta pengembangan ekonomi kerakyatan, meliputi rehabilitasi infrastruktur dasar, ketahanan pangan dan energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan.

Musrenbang tersebut dihadiri Anggota DPRK Dapil III Aceh Tenggara, pejabat Eselon II dan III, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam mengusulkan program pembangunan.
“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat. Usulan yang disampaikan, khususnya di bidang infrastruktur dan irigasi pertanian, menunjukkan keseriusan kita dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa dengan jumlah penduduk sekitar 11 ribu jiwa, kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Lawe Alas merupakan hal yang wajar dan mendesak.

Namun demikian, seluruh usulan tetap akan kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Aceh Tenggara agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Bupati Aceh Tenggara (Agara) HM Salim Fakhry foto bersama angoota DPRK, pejabat Pemkab Agara dan peserta Musrenbang Kecamatan Lawe Alas RKPK Tahun 2027, di Aula Kantor Camat Lawe Alas, Agara, Rabu (25/2/2026). FOTO/ ILYAS

Sementara itu, Camat Lawe Alas, Salamuddin dalam menyampaikan bahwa terdapat 23 usulan kegiatan dari berbagai bidang, dengan prioritas pada sektor infrastruktur dan pertanian.

“Dari total 23 usulan kegiatan, mayoritas masyarakat mengharapkan pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan dan dukungan sarana penunjang produksi pertanian, khususnya komoditas cokelat dan kelapa sawit.
“Kami berharap adanya bantuan bibit dan sarana pendukung lainnya agar masyarakat dapat meningkatkan produktivitas di sektor cokelat dan sawit, sehingga ekonomi kerakyatan semakin tumbuh,” ungkapnya.

Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan di Kecamatan Lawe Alas.
“Kami memohon dukungan pemerintah pusat agar percepatan pembangunan dapat segera direalisasikan dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tutupnya.(Ilyas)