Kabarnanggroe.com, Bireuen — Sejumlah sopir truk pengangkut crude palm oil (CPO) nekat menerobos pemeriksaan petugas di Jembatan Bailey Kuta Blang, Senin (23/02/2026). Para sopir tidak menghiraukan imbauan petugas yang melakukan pengawasan beban kendaraan saat melintas di jembatan darurat tersebut.
Petugas sebelumnya telah menghentikan truk-truk CPO untuk memeriksa muatan sebelum melintasi jembatan. Namun, beberapa sopir tetap melaju dan bahkan menabrak pembatas di titik pemeriksaan.
Jembatan Bailey di kawasan Kuta Blang merupakan jembatan darurat yang dibangun untuk menjaga akses transportasi di jalur nasional. Struktur jembatan hanya mampu menahan beban maksimal 30 ton dengan tinggi kendaraan 4 meter.
Pemerintah telah menetapkan pembatasan tersebut demi keselamatan pengguna jalan dan menjaga ketahanan jembatan. Jika larangan tidak dipatuhi, dikhawatirkan jembatan darurat itu berisiko ambruk dan dapat mengganggu mobilitas transportasi di jalur nasional secara fatal.
Petugas mengimbau para sopir dan perusahaan angkutan agar mematuhi aturan muatan demi keselamatan bersama serta menjaga kelancaran arus transportasi di wilayah tersebut.(Hadi)






