28 Atlet Taekwondo Dojang MIN 1 Banda Aceh Terima Sertifikat Uji Kenaikan Tingkat

Taekwondoin MIN 1 Banda Aceh berpose bersama. Foto : Ist.

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Sebanyak 28 atlet Taekwondo Dojang MIN 1 Banda Aceh menerima sertifikat Uji Kenaikan Tingkat (UKT) yang diserahkan usai latihan rutin di lapangan sekolah setempat, Minggu (1/2/2026).

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh pelatih Sabem Hery sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen para atlet selama mengikuti proses pembinaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 atlet naik dari sabuk putih ke sabuk kuning, sementara 16 atlet lainnya naik dari sabuk kuning ke strip hijau. Para atlet tersebut sebelumnya telah mengikuti Uji Kenaikan Tingkat (UKT) yang dilaksanakan pada Minggu (30 November 2025) di GOR Lambung, Banda Aceh yang diselenggarakan oleh Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Cabang Kota Banda Aceh dan diikuti oleh sejumlah dojang dari berbagai sekolah dan klub di Banda Aceh.

Pelatih Taekwondo Dojang MIN 1 Banda Aceh, Sabem Hery, menjelaskan sertifikat UKT tidak hanya menjadi tanda kelulusan kenaikan tingkat, tetapi juga sebagai motivasi bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, serta kedisiplinan.

“UKT merupakan proses penting dalam pembinaan atlet taekwondo. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa para atlet telah melalui tahapan latihan, ujian teknik, serta penilaian disiplin dan sikap,” ujar Sabem Hery.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Banda Aceh, Usman, menegaskan taekwondo merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler resmi yang dibina secara berkelanjutan di MIN 1 Banda Aceh. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan minat dan bakat siswa, sekaligus membentuk karakter yang positif.

“Taekwondo merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di MIN 1 Banda Aceh yang kami dukung penuh. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga dibina kedisiplinan, tanggung jawab, sportivitas, serta akhlak yang baik,” ujar Usman.

Ia berharap para atlet terus bersemangat dalam berlatih dan tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang diraih. Kenaikan tingkat, lanjutnya, harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas diri dan prestasi.

“Madrasah akan terus mendorong dan mendukung kegiatan ekstrakurikuler positif seperti taekwondo sebagai bagian dari pembentukan generasi yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Di sisi lain, salah seorang wali atlet, Liza Zulaini, mengapresiasi pembinaan yang dilakukan oleh Dojang MIN 1 Banda Aceh. Ia menilai taekwondo memberikan dampak positif bagi perkembangan anak, terutama dalam membangun kedisiplinan, kepercayaan diri, dan tanggung jawab.

“Kami sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak menjadi lebih disiplin, berani, dan mampu mengatur waktu antara sekolah dan latihan,” pungkasnya.(Sdm)