Daerah  

Badan Pengawas dan Pengurus Koperasi PWI Aceh Terbentuk

Rapat pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas Koperasi Tinta Emas Aceh di Ruang Rapat Kantor PWI Aceh di Banda Aceh, Selasa (10/10/2023). (Foto: Dok. PWI Aceh)

Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Semangat untuk membangun kembali lembaga koperasi di bawah organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh terus berproses. Tahapan terbaru yang diselesaikan adalah memilih Badan Pengawas dan Pengurus Koperasi ‘Tinta Emas Aceh’ pada rapat yang berlangsung di Kantor PWI Aceh, kawasan Simpang Limong Banda Aceh, Selasa (10/10/2023) sore.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, dihadiri lebih 50 persen anggota yang sudah menyerahkan data keanggotaan dan membayar Simpanan Pokok sebesar Rp 300.000.

“Hasil rapat ini sebagai satu syarat untuk diusulkan ke Dinas Koperasi dan UKM Aceh, guna didaftarkan ke notaris, dengan berbagai persayaratan lainnya untuk akhirnya mendapat pengesahan badan hukum,” kata Ketua PWI Aceh itu.

Persyaratan minimal harus ada 20 anggota untuk bisa melaksanakan pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas. “Alhamdulillah, hingga Selasa, 10 Oktober 2023 tercatat sudah 32 orang yang jadi anggota dan lebih setengahnya hadir mengikuti rapat ini,” kata Nasir Nurdin.

Sebelum memasuki tahapan pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas, terlebih dahulu Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin menyampaikan pandangannya tentang tujuan pembentukan koperasi yang berada di bawah organisasi PWI Aceh tersebut.

“Semangatnya adalah agar koperasi bisa menjalankan usaha untuk kesejahteraan anggota. Untuk mencapai tujuan itu akan dilakukan berbagai strategi termasuk jenis usaha sesuai perkembangan kekinian. Koperasi Tinta Emas akan bergerak di usaha jasa dan mengelola usaha dagang serta peluang bisnis lainnya,” kata Nasir Nurdin didampingi Sekretaris PWI Aceh, Muhammad Zairin.

Pada rapat tersebut juga mencuat pertanyaan apakah keanggotaan Koperasi Tinta Emas bersifat terbuka (umum) atau khusus anggota PWI di semua tingkatan. Pertanyaan ini muncul karena dalam urutan keanggotaan Koperasi Tinta Emas ada anggota LSM Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

Terhadap pertanyaan itu, Ketua PWI Aceh mengembalikan kepada forum untuk memutuskan apakah ‘Tinta Emas’ dikhususkan untuk menaungi anggota PWI atau terbuka untuk kalangan eksternal.

Dalam diskusi yang berlangsung sangat dinamis itu disepakati bahwa Koperasi Tinta Emas tidak menutup kerja sama dengan berbagai pihak sejauh untuk kepentingan koperasi. Sedangkan kendali koperasi tetap di tangan anggota PWI yang duduk di kepengurusan maupun Badan Pengawas.

“Itu tak bisa diintervensi oleh siapapun,” tandas Nasir.

Dijelaskan Nasir, kalau pun ada keterlibatan pihak YARA, itu merupakan tindaklanjut MoU yang telah ditandatangani dengan PWI Aceh beberapa waktu lalu di mana kedua belah pihak (YARA dan PWI Aceh) menyepakati kerja sama dalam bidang pendampingan hukum dan pendidikan.

“Jadi menurut saya tak ada masalah, apalagi pihak YARA sudah berkomitmen untuk bisa membantu melahirkan Koperasi Tinta Emas PWI Aceh, utamanya yang terkait untuk kelancaran di notaris hingga terbitnya badan hukum,” kata Nasir Nurdin dibenarkan Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Aceh, Muhammad Saman yang sejak jauh-jauh hari intens membangun komunikasi dengan Ketua YARA.

Proses pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas Koperasi Tinta Emas dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Aceh, Muhammad Saman. Berdasarkan PD/PRT PWI, secara ex officio Pengurus Bidang Kesra secara otomatis menjadi Badan Pengawas.

Ketua terpilih Koperasi Tinta Emas Aceh, Nurdinsyam (tengah) menyampaikan sambutan perdana usai tahapan pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas Koperasi Tinta Emas Aceh, di Ruang Rapat Kantor PWI Aceh di Banda Aceh, Selasa (10/10/2023). (Foto: Dok. PWI Aceh)

Karenanya, Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Aceh, Muhammad Saman ditetapkan oleh forum sebagai Ketua Badan Pengawas Koperasi Tinta Emas Aceh diperkuat oleh Azhari S.Sos (Wakabid Advokasi) dan T. Pribadi (Sekretaris Seksi Kesra).

Sedangkan untuk Pengurus Koperasi Tinta Emas Aceh, terjaring sejumlah nama, namun hampir semua kandidat yang terjaring mempercayakan posisi Ketua kepada Ir H Nurdinsyam.

Berikut komposisi selengkapnya Pengurus Koperasi Tinta Emas Aceh yang akan diusulkan bersama persyaratan lainnya ke Dinas Koperasi dan UKM Aceh:

Ketua: Ir H Nurdinsyam
Wakil Ketua: Drs HT Anwar Ibrahim
Sekretaris: Sadhali
Wakil Sekretaris: Muhammad Ifdhal
Bendahara: Dian Fatayati
Wakil Bendahara: Meylida Abdani.

Terus bekerja

Dalam pidato pertamanya usai terpilih sebagai Ketua Koperasi Tinta Emas Aceh, Nurdinsyam berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan berharap dukungan maksimal untuk tercapainya tujuan koperasi itu sendiri, yaitu kesejahteraan anggota.

“Insya Allah kami akan langsung bekerja mempersiapkan berbagai kelengkapan administrasi untuk kita usulkan ke Dinas Koperasi dan UKM Aceh. Salah satu kerja kami adalah membedah draf AD/ART untuk menjadi AD/ART Koperasi Tinta Emas Aceh. Kita juga akan terus merangkul anggota sebagai kekuatan lembaga ini,” demikian Nurdinsyam yang pernah berpengalaman memimpin Koperasi Harian Serambi Indonesia.(Ask/*)