Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Setelah menunaikan shalat Idul Adha 1444 Hijriah, di Lapangan depan Masjid Al Munawwarah, Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (29/6/2023), Pj Bupati bersama Forkopimda dan Sekda serta beberapa Kepala OPD menyaksikan pemotongan hewan kurban di komplek Masjid Al-munawwarah Kota Jantho, dan Kabupaten Aceh Besar pada tahun ini menyembelih lebih kurang 1.780 ekor sapi dan kambing sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Kadis Syariat Islam Aceh Besar Rusdi S.Sos, M.Si semalam dan menurutnya kemungkinan besar ada penambahan dibeberapa
Tidak hanya itu, Pj Bupati Aceh Besar juga membuka open house di Meuligoe, acara itu dihadiri oleh para unsur Forkopimda, tokoh agama, dan alim ulama serta masyarakat Aceh Besar.
Iswanto mengatakan Open house digelar sebagai cara untuk menjaga silaturahmi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat, terutama di momen lebaran Idul Adha 1444 H.
“Silaturahmi mengandung makna kerelaan untuk saling memaafkan, menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan,” kata Pj Bupati Aceh Besar.
Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati mengatakan atas nama Pemkab Aceh Besar dan pribadi serta keluarga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada masyarakat Aceh Besar.

FOTO/ PROKOPIM PEMKAB ACEH BESAR
“Atas nama pemerintah, kepada seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H, taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucap Iswanto.
Berkurban pada hari raya Idul Adha memiliki nilai keutamaan dan kemuliaan yang sangat tinggi, dan merupakan salah satu perbuatan yang sangat disenangi oleh Allah SWT. Karenanya, Allah segera mempersiapkan pahala kepada orang-orang yang berkurban.
“Semoga apa yang telah kita kurbankan hari ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” ungkapnya.
Oleh karenanya, mari pada momentum hari raya Idul Adha kali ini kita jadikan ajang untuk sama-sama berkurban dalam rangka memenuhi seruan Allah. Selain karena kemuliaan dan pahala yang sangat banyak, juga agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Karena anjuran ini hanya satu kali dalam setiap tahunnya, yaitu setelah salat salat Idul Adha (10 Zulhijah) hingga terbenamnya matahari pada tangal 13 Zulhijah,” pungkas Iswanto.(Cek Man/*)






