Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Aceh Besar memantau dan mengurai kemacetan saat arus balik mudik Lebaran Idul Fitri 1444 H, terutama di beberapa titik rawan kecelakaan, hal itu untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu lintas yang begitu padat saat terjadinya arus balik.
Kadishub Kabupaten Aceh Besar Azhari SE menyampaikan sejak selasa arus mudik baik dari barat maupun timur sangat padat, pihak Dishub bersama tim gabungan TNI/Polri selalu siaga dan mengurai kemacetan di beberapa titik rawan kecelakaan.
“Sejak selasa arus mudik baik dari barat maupun timur padat, Alhamdulillah Dishub Aceh Besar bersama Tim Gabungan TNI/Polri berhasil mengurai kemacetan tersebut,” kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh Besar, Rabu (26/4/2023).
Azhari mengatakan Dishub Aceh Besar menyiagakan tim sejak sepekan menjelang lebaran dan sampai saat ini tim dishub bersama gabungan TNI/Polri masih melakukan pengamanan di empat pos di Aceh Besar. “Sudah lebih dari sepekan tim melakukan pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri 1444 H hingga 1 Mei mendatang, namun hanya selasa kemarin yang terlihat padat baik dari timur maupun barat,” jelasnya.
Azhari juga mengatakan para petugas selalu siaga dalam melakukan pemantauan untuk mencegah kemacetan dan laka lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
“Petugas, baik dari Polri dan TNI beserta Dishub selalu siaga memantau dan mengurai kemacetan, dititik-titik rawan kecelakaan dan kepadatan,” ujarnya.
Menurutnya, upaya melakukan pengamanan tersebut cukup efektif. “Karena lalu lintas di Aceh Besar masih terpantau lancar, walaupun” katanya.
“Alhamdulillah, untuk pengamanan arus balik mudik lebaran hari ini terlihat masih lancar walaupun selasa kemarin hingga jam 00 jalanan perbatasan Aceh Besar di kedua sisi sempat padat merayap,” ungkapnya.

Untuk meminimalisir kejadian kecelakaan lalu lintas, Azhari mengimbau kepada para pengendara untuk tetap berhati-hati. Dia berharap agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan.
Sebab, tidak ada artinya penjagaan dan pengamanan tanpa adanya kesadaran masyarakat dalam berkendara. Yaitu dengan memperhatikan kecepatan maksimum saat berada di titik-titik keramaian dan titik-titik rawan kecelakaan. “Menaati rambu-rambu lalu lintas sangat penting,” pinta Azhari.
Azhari menambahkan, pada hari ini Rabu, kondisi jalanan dibaik di perbatasan Aceh Besar-Pidie maupun perbatasan Aceh Besar-Aceh Jaya sudah kembali normal, walaupun di Gurutee Aceh Jaya terlihat masih sedikit macet karena jalannya yang sempit tapi itu di luar wilayah Aceh Besar dan tim Dishub tidak berani untuk terlalu maju.
“Alhamdulillah kondisi jalan sudah mulai lancar, walau ada sedikit kemacetan di Gurutee tapi itu bukan tanggung jawab tim kita karena berbeda wilayah, dan Pemkab Aceh Jaya juga memiliki tim pengamanan mudik di daerah gurutee,” pungkasnya.(AMZ/*)






