Aktivitas belajar tanya jawab murid-murid di sekolah SDIK Nurul Qur'an Aceh Besar, Gampong Meunasah Manyet, Kecamatan Ingin Jaya, Jum'at (7/4/2023) sore. FOTO/MC ACEH BESAR
Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Sekolah Dasar Islam Kreatif (SDIK) Nurul Qur’an memanfaatkan kegiatan Dinul Islam di Bulan Suci Ramadhan dengan praktek ibadah dan pembinaan karakter siswa, hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah SDIK Nurul Qur’an Rahmawati S.Pd.I di sekolahnya di Gampong Meunasah Manyet, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Jum’at (7/4/2023) sore.
Ia menjelaskan momen Dinul Islam dimanfaatkan dengan pembinaan karakter, memperkuat Ilmu Fiqih dan Praktek Ibadah lainnya seperti berwudhu, sholat berjamaah dan pelaksanaan kreatifitas-kreatifitas yang lainnya.
“Akan tetapi kami mengajarkan murid-murid bagaimana cara membuat celengan, agar anak-anak tidak bosan,” ujarnya.
Rahmwati mengatakan mereka juga mengajarkan cerita Islami seperti kisah para Nabi, kisah para malaikat dan berbagai cerita-cerita Islami lainnya.
“Sehingga tema yang kita berikan kepada anak-anak membuat anak-anak itu sendiri tidak bosan dan besoknya tetap ingin pergi kesekolah,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, Dinul Islama diadakan di SDIK Nurul Qur’an sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar yaitu mulai tanggal 27 Maret hingga 7 April dan dilaksanakan setiap harinya.
Sejumlah siswa SDIK Nurul Qur’an sedang membaca Alqu’an di Sekolahnya, di Gampong Meunasah Manyet, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jum’at (7/4/2023) sore. FOTO/MC ACEH BESAR
“Dimulai tanggal 27 Maret dan hari ini hari terakhir kita tutup dengan buka puasa bersama,” ungkapnya.
Rahmawati menambahkan selama kegiatan Dinul Islam diadakan kesan anak-anak Alhamdulillah kalau keseharian yang kami lihat selama ini cukup bagus, walaupun banyak anak-anak yang tidak datang, akan tetapi anak-anak yang datang ini cukup semangat.
“Anak-anak yang tidak datang tidak kami paksakan, karena kami tau mereka tidak datang karena dituntun oleh orang tuanya untuk mengambil paket daurah diluar sana, orang tua mereka mengambil paket daurah selama sebulan penuh selama bulan puasa Ramadhan, agar puasa mereka terjaga, karena kalau disekolah kan cuma 2 pekan,” pungkasnya.
Sementara itu seorang siswi SDIK Nurul Qur’an Aisyah Aqila mengatakan bahwa mereka merasa sangat senang bisa mengikuti kegiatan Dinul Islam di sekolahnya, selama bulan Ramadhan,
“Rasanya seneng. Selain jumpa kawan, Kami juga bisa belajar berwudhu, belajar sholat berjamaah, belajar fiqih, aqidah dan adanya pembinaan karakter serta yang lebih menariknya kami diajarkan bagaimana bisa membuat celengan” kata Aisyah sambil tersenyum riang.(Abrar/*)