Kabarnanggroe.com, Aceh Besar – Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara, M.M.Tr., menghadiri kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P., bersama jajaran DPRA di Politeknik Pelayaran Malahayati, Aceh Besar.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung penanganan insiden KMP Aceh Hebat 2 sekaligus melihat kondisi para korban yang tengah menjalani perawatan di lingkungan Politeknik Pelayaran Malahayati, Rabu 29 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Politeknik Pelayaran Malahayati itu dibuka oleh Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati, Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE.
Kunjungan kerja tersebut merupakan tindak lanjut Surat Undangan Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati Nomor UM.207/4/8/POLTEKPEL.MAL/2026 tanggal 28 Juli 2026 tentang Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI ke Politeknik Pelayaran
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara, M.M.Tr., kepada RRI menerangkan, Selain Anggota Komisi V DPR RI, kegiatan turut dihadiri General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Kepala BPTD Kelas II Aceh, Kepala KSOP Kelas IV Malahayati, Kepala KSOP Kelas IV Sabang, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, serta sejumlah unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor transportasi.
“Dalam pertemuan tersebut, Komisi V DPR RI bersama para pemangku kepentingan membahas berbagai langkah penanganan pascainsiden KMP Aceh Hebat 2. Pembahasan meliputi proses evakuasi, penanganan korban, hingga upaya memperkuat aspek keselamatan transportasi penyeberangan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” terang Capt. Tohara.
Ia menilai, koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan optimal.
Menurutnya, setiap pihak memiliki peran strategis sesuai kewenangan masing-masing sehingga sinergi harus terus diperkuat.
“Melalui koordinasi yang baik, kita dapat memastikan penanganan korban berlangsung secara cepat, tepat, dan menyeluruh. Momentum ini juga menjadi evaluasi bersama untuk semakin meningkatkan standar keselamatan pelayaran dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat,” ujar Dr. Capt. Tohara.
Usai pertemuan, H. Ruslan M. Daud bersama rombongan mengunjungi para korban yang sedang menjalani perawatan di Politeknik Pelayaran Malahayati. Pada kesempatan itu, rombongan memberikan dukungan moril, motivasi, serta menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada para penyintas insiden KMP Aceh Hebat 2.
Dr. Capt. Tohara berharap kunjungan kerja tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas penanganan keadaan darurat serta keselamatan transportasi laut.
Ia menegaskan Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang berkomitmen mendukung program strategis Kementerian Perhubungan guna mewujudkan pelayanan transportasi laut yang selamat, aman, dan andal.(Muh/*)






