Tokoh Masyarakat Lembah Sabil Gelar Diskusi Bersama: Menuju Perubahan Signifikan untuk Kecamatan Lembah Sabil

Kabarnanggroe.com, Tokoh masyarakat Kecamatan Lembah Sabil menggelar diskusi bersama di Desa Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, pada Jumat (29/5/2026) pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di area kolam pemandian Kaye Aceh dan bertujuan membahas arah perkembangan Kecamatan Lembah Sabil sejak dimekarkan dari Kecamatan Manggeng.

Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Lembah Sabil, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop), tokoh pemuda, serta mahasiswa asal Lembah Sabil. Dalam forum itu, para peserta menyatukan persepsi, langkah, visi, dan misi guna mendorong kemajuan Kecamatan Lembah Sabil dengan memanfaatkan berbagai peluang dan potensi yang dimiliki daerah tersebut.

Jasman selaku penggagas kegiatan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, baik generasi tua maupun muda, serta mahasiswa yang hadir dalam diskusi tersebut.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak, ibu, serta adik-adik mahasiswa yang telah meluangkan waktu untuk memikirkan bagaimana arah masa depan kecamatan kita ini. Jika bukan kita yang hadir hari ini, siapa lagi? Saya sangat bersyukur karena masih ada orang-orang yang peduli dan memikirkan Lembah Sabil,” ujarnya.

Dalam diskusi itu, para tokoh masyarakat juga menegaskan bahwa Kecamatan Lembah Sabil memiliki potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang besar. Mereka menilai banyak tokoh hebat lahir dari Lembah Sabil, meskipun belum banyak dikenal masyarakat luas. Selain itu, potensi alam yang dimiliki juga dinilai tidak kalah dibandingkan kecamatan lainnya.

Karena itu, mereka berharap para pemangku kebijakan yang mewakili Kecamatan Lembah Sabil di pemerintahan daerah dapat memberikan perhatian dan prioritas lebih terhadap pembangunan daerah tersebut agar tidak tertinggal dari kecamatan lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop, Zedi Saputra, menyatakan komitmennya untuk mendukung harapan masyarakat Lembah Sabil. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar mampu melihat dan memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.

> “Saya berharap kita semua bisa melihat segala potensi dan peluang yang ada, serta bagaimana kita dapat masuk ke dalam sistem yang dijalankan pemerintah. Jangan sampai kita sibuk mencari kesalahan dan terlena hingga tidak mampu memanfaatkan peluang-peluang yang diberikan,” katanya.

Di akhir kegiatan, Alvin yang mewakili mahasiswa Lembah Sabil berharap seluruh elemen masyarakat dapat berkomitmen menjalankan hasil kesepakatan yang telah dibahas bersama dalam forum diskusi tersebut.

“Saya berharap kita semua dapat menjalankan apa yang telah kita sepakati hari ini. Hal ini tidak bisa dilakukan sendirian, tetapi harus dengan kekuatan bersama. Sesuatu yang besar membutuhkan kekuatan kolektif dan rasa memiliki bersama,” ujarnya.

Dari hasil diskusi tersebut, lahir kesepakatan untuk membentuk koperasi bersama sebagai langkah nyata pengelolaan ekonomi masyarakat. Koperasi itu nantinya tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, tetapi juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja, menyediakan bibit usaha, dan menjalankan berbagai sektor produktif lainnya demi kemajuan Kecamatan Lembah Sabil.(*)