Kabarnanggroe.com, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menyampaikan kekecewaannya setelah enam dari 18 unit alat berat bantuan pinjam pakai dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat dilaporkan mengalami kerusakan. Ia meminta pihak vendor selaku penyedia peralatan bertanggung jawab dan mengganti unit yang tidak layak dioperasikan.
Kekecewaan tersebut disampaikan Salim Fakhry pada Minggu (25/10/2026). Menurutnya, alat berat tersebut sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan dampak banjir dan pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Tenggara.
“Kita bersyukur alat sudah diberikan, cuman alat tersebut jangan rusak. Terus terang saya Bupati bersama Forkopimda sangat kecewa dengan vendor yang menyediakan alat ini,” ungkap Salim Fakhry.
Ia menegaskan, bantuan dari pemerintah pusat semestinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanganan bencana. Namun, kerusakan sejumlah unit alat berat menjadi persoalan tersendiri di tengah kebutuhan mendesak untuk memperbaiki infrastruktur terdampak banjir.
“Kami kecewa kepada vendor sebagai penyedia alat berat. Bantuan alat berat dari PRR Pusat tersebut tidak dapat difungsikan semuanya karena rusak,” tegasnya.
Salim Fakhry juga menyoroti kondisi infrastruktur yang masih membutuhkan penanganan segera. Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya telah ditimbun dilaporkan kembali amblas setelah diterjang banjir. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan lanjutan dengan dukungan alat berat yang laik operasi.
Karena itu, ia meminta pimpinan di tingkat pusat menindaklanjuti persoalan tersebut dan mendorong pihak ketiga selaku vendor untuk mengganti unit yang rusak dengan peralatan yang layak digunakan di lapangan.
“Mohon kiranya dari pimpinan pusat agar pihak ketiga, yaitu vendor yang mempersiapkan alat ini, untuk mengganti alat tersebut, karena seperti kita lihat di lapangan alat ini memang sudah tidak memungkinkan untuk bekerja. Jalan yang sudah kita timbun kemarin, malam ini sudah amblas lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menerima bantuan pinjam pakai berupa 18 unit alat berat dan delapan unit dump truck dari Satgas PRR Pusat pada Senin (19/10/2026). Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan wilayah terdampak banjir.
Kerusakan enam unit alat berat tersebut kini menjadi persoalan yang perlu segera ditindaklanjuti agar bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kejelasan mengenai kondisi peralatan, langkah perbaikan, serta tanggung jawab vendor menjadi penting untuk memastikan pekerjaan pemulihan tidak terkendala.
Di tengah kebutuhan masyarakat akan pemulihan infrastruktur pascabanjir, kesiapan alat berat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan penanganan di lapangan. Pemerintah daerah berharap persoalan tersebut segera mendapat penyelesaian sehingga upaya perbaikan jalan dan infrastruktur terdampak dapat berjalan lebih efektif. (Akbar)
