Kabarnanggroe.com, Langsa — Ikatan Sarjana Al Washliyah (Isarah) Kota Langsa menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Diniyah Ruhul Fata, Kota Langsa, Sabtu (26/9/2026).
Peringatan Maulid mengangkat tema “Menghidupkan Sunnah, Menjaga Amanah, Memperkuat Keluarga, dan Membangun Masyarakat Berakhlak melalui Isarah” tersebut digelar dengan swadaya pengurus Isarah Langsa dan dihadiri kepala sekolah Al Washliyah se-Kota Langsa, para ketua organ bagian Al Washliyah, dewan guru, kader, serta siswa dari berbagai lembaga pendidikan Al Washliyah.
Ketua panitia, Siti Noor Hidayani MPd mengatakan, peringatan Maulid tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan semangat untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Daerah Isarah Kota Langsa, Dr. Mahlianurrahman MPd menyampaikan, Maulid Nabi menjadi momentum bagi pengurus untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi.
“Peringatan Maulid ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kita kepada Rasulullah SAW dan sekaligus mengevaluasi kinerja pengurus Isarah Langsa agar organisasi ke depan semakin mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, sambutan Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Langsa disampaikan Dr Mursyidin AR SAg MA, yang menekankan pentingnya penguatan kaderisasi sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan dan gerakan Al Washliyah.
Menurutnya, kaderisasi harus terus diperkuat agar regenerasi kepemimpinan berlangsung secara berkesinambungan, sekaligus memastikan peran Al Washliyah tetap kuat dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pengkaderan harus menjadi perhatian bersama karena keberlangsungan organisasi sangat ditentukan oleh kesiapan generasi penerus. Karena itu, gerakan Al Washliyah harus terus diperkuat melalui pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Peringatan Maulid tersebut menghadirkan Tgk Dr Hatta Sabri MPd, sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, ia mengajak peserta untuk tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi menjadikan sunnah Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim dan kaum miskin, memperkokoh ketahanan keluarga, serta memperkuat peran ibu dalam membentuk karakter generasi.
“Ibu merupakan madrasah pertama bagi anak. Karena itu, ketahanan keluarga dan pendidikan akhlak harus menjadi perhatian bersama agar lahir generasi yang memiliki iman, akhlak, dan kepedulian sosial,” pesannya.
Melalui peringatan tersebut, Isarah Langsa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat silaturahmi, kaderisasi, pendidikan, dakwah, serta pengabdian sosial sebagai bagian dari kontribusi Al Washliyah bagi masyarakat.(Wahyu/*)






