Kabarnanggroe.com, Sabang — Kepala SMA Negeri 1 Sabang, Helmi, mengimbau masyarakat agar mewaspadai akun WhatsApp palsu yang mencatut nama dirinya.
Akun tersebut menggunakan nomor +62 812-4120-8057 dan menghubungi sejumlah pihak dengan mengaku sebagai Helmi untuk meminta informasi tertentu.
“Ada beberapa teman sudah menginformasikan ke saya. Jelas itu akun bukan milik saya dan dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pelaku sempat menghubungi salah satu pihak melalui aplikasi WhatsApp dengan meminta nomor kontak bendahara koperasi sekolah SMA Negeri 1 Sabang. Setelah itu, pelaku kembali memperkenalkan diri sebagai “Bapak Helmi” untuk meyakinkan calon korbannya,” terang Helmi, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Helmi, modus tersebut diduga merupakan upaya penipuan yang memanfaatkan nama serta jabatan dirinya sebagai Kepala SMA Negeri 1 Sabang.
Karena itu, ia meminta seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, maupun masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan dari nomor yang mengatasnamakan dirinya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu.
“Nomor tersebut bukan nomor saya. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan tidak memberikan informasi pribadi maupun data penting kepada pihak yang mengaku sebagai saya melalui nomor tersebut,” kata Helmi.
Helmi juga meminta masyarakat yang menerima pesan serupa untuk segera mengabaikan, memblokir nomor tersebut, serta melaporkannya apabila ditemukan indikasi penipuan.
Langkah itu dinilai penting untuk mencegah jatuhnya korban dan memutus penyalahgunaan identitas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ia berharap masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang memanfaatkan identitas pejabat maupun tokoh masyarakat.
Helmi menegaskan, apabila membutuhkan komunikasi resmi terkait sekolah, dirinya akan menggunakan saluran komunikasi yang telah dikenal dan dapat dipastikan keasliannya.(Muh/*)






