Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Dengan mengandalkan ripee atau kutipan swadaya, masyarakat secara bergotong royong antusias menyiapkan bubur Asyura untuk menyemarakkan 10 Muharram 1448 Hijriah, di Gampong Lambaro Seubun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (25/6/2026).
Sejak pagi, sejunlah masyarakat khususnya para kaum ibu-ibu tampak antusias berkumpul untuk menyiapkan bahan dan memasak bubur secara bersama-sama. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan masyarakat setempat dalam memperingati Hari Asyura.
Seorang warga, Nuraini mengatakan, biaya yang dikumpulkan untuk kegiatan tersebut relatif kecil. Setiap warga hanya menyumbang sekitar Rp15 ribu per orang, ditambah bahan masakan yang dibawa untuk mendukung proses pembuatan bubur.

“Biaya yang dikumpulkan hanya sekitar Rp15 ribu per orang. Yang terpenting bukan besar kecilnya biaya, tetapi rasa kebersamaan dan kekompakan warga dalam melaksanakan tradisi ini,” ujarnya.
Menurut Nuraini, tradisi memasak Bubur Asyura telah menjadi agenda rutin masyarakat Lambaro Seubun setiap tahun. Selain sebagai bagian dari peringatan 10 Muharram, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antarwarga.
“Setiap tahun kami selalu melaksanakan kegiatan ini. Melalui gotong royong memasak Bubur Asyura, warga bisa berkumpul, saling membantu, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Bubur Asyura yang dimasak bersama tersebut nantinya akan dinikmati saat berbuka puasa Asyura dan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kebersamaan serta rasa syukur dalam menyambut hari yang dimuliakan dalam kalender Islam.(Wahyu)






