Kabarnanggroe.com, Banda Aceh — Pasar Ketapang di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, membludak dipadati ratusan masyarakat dari berbagai daerah yang berburu kebutuhan meugang menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Minggu (24/5/2026).
Warga datang secara berbondong-bondong untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari bahan pokok, kebutuhan dapur, kue lebaran, hingga bahan utama meugang seperti daging sapi. Aktivitas jual beli pun meningkat signifikan sejak pagi hari dan jauh lebih ramai dibandingkan hari biasanya.

Salah seorang pedagang, Rahma (45), mengaku lonjakan pembeli sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. “Sejak minggu kemarin sudah mulai ramai, tapi kemarin dan hari ini paling padat. Banyak warga beli kebutuhan untuk persiapan Idul Adha,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum meugang menjadi faktor utama meningkatnya jumlah pengunjung. Tradisi meugang di Aceh sendiri merupakan kebiasaan masyarakat membeli dan mengonsumsi daging sebagai bentuk syukur dalam menyambut hari besar keagamaan.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah seorang pengunjung, Faisal (38), yang datang bersama keluarganya. Ia mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari lonjakan harga. “Biasanya kalau sudah dekat hari raya harga makin naik, jadi kami beli sekarang sekalian,” katanya.
Pengunjung lainnya juga mengaku fokus mencari kebutuhan meugang, terutama daging, yang menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat Aceh menjelang Idul Adha.
Selain lonjakan aktivitas jual beli, arus lalu lintas di sekitar kawasan pasar juga terlihat lebih padat akibat tingginya mobilitas warga yang datang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.(Rinaldi)






