Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Sampai saat ini, Pantai Lampuuk masih menggunakan jalan akses yang tidak memadai, jalan akses antar lokasi wisata babah satu dan babah dua tersebut tampak tidak terurus. Untuk itu, perhatian pemerintah sangat dibutuhkan dalam mengupayakan jalan akses wisata tersebut jadi lebih baik.
Ketua Pengelola Pantai Lampuuk Anisrullah mengatakan, sampai saat ini penggunaan jalan tersebut masih menggunakan lahan milik warga setempat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mendukung dalam pembebasan lahan, dari menggelar musyawarah antar pengelola tempat wisata, hingga musyawarah bersama pemilik lahan tersebut.
“Kita lakukan berbagai upaya untuk dapat membebaskan lahan yang sampai saat ini digunakan sebagai jalan akses, namun kita masih membutuhkan dukungan pemerintah dalam pengadaan jalan yang memadai,” ujarnya di Pantai Lampuuk, Selasa (23/5/2023).
Ia menyebutkan, pemilik lahan tersebut sudah menghibahkan sebagian lahannya sebagai jalan akses. Namun karena ketebatasan dana, pengadaan jalan aspal jadi pokok permasalahan dan belum menemukan solusi yang jelas.
“Permasalahan sebelumnya terkait lahan sudah teratasi, sekarang yang jadi persoalan terkait pengaspalannya,” ujar Bacaleg DPRK Aceh Besar Dapil 2 Fraksi PPP.
Anisrullah menjelaskan, luas jalan yang dibutuhkan sekitar 6 meter, dan panjangnya mencapai 780 meter. Jalan tersebut, penghubung dua lokasi wisata di pantai tersebut.
Kemudian, lanjutnya, sebagai lokasi wisata yang memiliki keunggulan yang menampilkan keindahan alam serta menu makanan yang beragam, justru jalan akses yang tidak memadai tersebut sangat disayangkan. Untuk memberikan kenyamanan terhadap pengunjung, seharusnya jalan akses juga jadi perhatian pemerintah.
“Pemandangan dan menu makanan sudah dikenal dari berbagai daerah, namun kenyamanan juga perlu diberikan,” pungkasnya.(WD)






