Kabarnanggroe.com, Jakarta – Toyota Veloz Hybrid dapat penerimaan positif dari pasar dalam negeri.
Sejak pertama diluncurkan hampir satu tahun lalu, angka penjualannya mencapai rata-rata 2.000 unit per bulan.
Veloz Hybrid diluncurkan pada November 2025, meneruskan kedigdayaan MPV besutan Toyota tersebut sejak debut pada tahun 2003 dengan nama Toyota Avanza.
Kini dibekali baterai, Veloz Hybrid punya efisiensi bahan bakar lebih baik, diklaim hingga 40% dibanding versi biasa.
Dalam pengujian yang redaksi detikoto lakukan di Bali tak lama mobil ini dirilis, angka yang didapat adalah 25,9 km/liter dalam pemakaian normal sejauh 80,9 km.
Di tengah serbuan merek China dengan mobil listrik berbagai jenis dan rentang harga yang sangat kompetitif, Veloz Hybrid nyata-nyata masih dapat penerimaan positif.
Toyota. Mengklaim angka penjualan bulanan mencapai rata-rata 2.000 unit setiap bulan.
Ditambah penjualan Innova Zenix hybrid yang juga masih tinggi, Toyota menyebut mereka masih merajai segmentasi mobil hybrid di Indonesia.
“Sebetulnya elektrifikasi Toyota itu masih nomor satu, ya, sampai Bulan Agustus. Kalau enggak salah market share sampai 23%,” terang Bansar Maduma, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, di Yogyakarta, baru-baru ini.
“Veloz Hybrid yang sudah mencapai 2.000 unit per bulan. Terus kemudian juga ada juga Zenix Hybrid, yang secara SPK lebih dari 2.000-an. Sehingga secara total combined hybrid kita kira-kira masih nomor satu,” lanjut dia.
Bansar melanjutkan, penjualan produk elektrifikasi Toyota (termasuk Lexus di dalamnya), mengalami peningkatan sangat besar dibanding tahun lalu. Angkanya menyentuh 86%. Penopang utama kenaikan ini adalah tiga produk hybrid Toyota, yakni Veloz, Zenix, dan Yaris Cross.
Terhitung Januari sampai Agustus 2026, penjualan produk elektrifikasi Toyota menyentuh angka 38.000 unit.
“Untuk segmen elektrifikasi Toyota termasuk Lexus, pada periode yang sama, mencapai 38.000 atau menyumbang 21% dari total penjualan Toyota. Jadi, kita lihat ada kenaikan dibandingkan tahun lalu untuk periode yang sama. Naiknya mencapai 86 persen,” papar dia lebih lanjut.(Muh/*)






