Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Jaringan listrik di Banda Aceh, pusat bisnis dan Pemerintahan Aceh masih megap-megap seperti era 90-an.
Kondisi ini membuat warga Kota Banda Aceh mencak-mencak, seperti dilontarkan oleh seorang generasi gen-Z bernama M Aldi di Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin (15/12/2025) sore.
“Apa kerja orang PLN, listrik baru hidup mati lagi,” katanya dengan nada kesal. Dia juga uring-uringan dengan kondisi ini yang terjadi dalam sebulan terakhir ini.
Dia mencatat dalam tiga hari sekali, listrik hidup tidak sampai satu hari dan bulan ini hanya beberapa hari listrik hidup, selebihnya gelap gulita.
Warga Doy, Ulee Kareng yang dipanggil Cek Din mengaku harus masak nasi dengan kayu bakar, karena listrik lebih lama mati dibandingkan hidup.
Dia mengaku sudah seperti era 90-an, saat PT PLN Banda Aceh hanya mengandalkan genset yang memberlakukan sistim bergilir untuk pelanggan.
Bedanya, katanya, saat itu diumumkan daerah yang mendapat giliran pemadaman listrik. Ditambahkan, saat ini terbalik, tidak ada pengumuman, hanya permintaan maaf di media sosial.(Muh)






