Lindungi Warga dari Kabut Asap, Dinkes Sabang Bagikan 5.000 Masker

Petugas Dinkes Kota Sabang membagikan masker kepada warga, di Kota Sabang, Jumat (16/10/2026). FOTO/ PROKOPIM PEMKO SABANG

Kabarnanggroe.com, Sabang – Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) membagikan 5.000 masker medis kepada masyarakat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Sabang, Jumat (16/10/2026).

Plt Kepala Dinkes dan KB Kota Sabang, Rinaldi Syahputra mengatakan, pembagian masker merupakan langkah pencegahan untuk melindungi masyarakat, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Ini merupakan upaya preventif untuk melindungi masyarakat. Kami melihat kabut asap semakin tebal sehingga perlu mengambil langkah antisipasi agar masyarakat dapat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar rumah,” kata Rinaldi.

Sebanyak 4.000 masker dibagikan di empat titik, yakni Simpang Garuda, Simpang Pujasera, Simpang Tugu Cengkeh, dan kawasan Sabang Fair. Sementara itu, 1.000 masker tambahan disalurkan di Simpang Garuda karena tingginya aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.

Pembagian masker tersebut didukung Dinas Perhubungan Kota Sabang dan personel Satuan Lalu Lintas untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Rinaldi menyebutkan, pembagian masker akan dilanjutkan melalui seluruh puskesmas di Kota Sabang. Dinkes dan KB juga akan menyasar kelompok rentan, terutama anak-anak dan ibu hamil, melalui kegiatan posyandu serta kunjungan dari rumah ke rumah dengan melibatkan bidan desa dan kader kesehatan.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes dan KB Kota Sabang, Mayuni, mengimbau masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menjaga daya tahan tubuh untuk mengurangi risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Kami mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap berlangsung. Anak-anak dan ibu hamil sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan,” ungkap Mayuni.

Dinkes dan KB Kota Sabang berharap pembagian masker dan penguatan pelayanan puskesmas dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.(Aldi/*)