Kabarnanggroe.com, Kota Jantho — Aparatur pemerintahan se-Kecamatan Montasik kembali mengikuti pengajian rutin yang digelar di UDKP Kantor Camat Montasik, Selasa (14/4/2026). Pengajian ini menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antar unsur pemerintahan dan masyarakat.
Pengajian tersebut turut dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan MPU Aceh Besar Tgk. Muhammad, Ketua MPU Kecamatan Montasik, Abi Nasir, para keuchik, Tgk. meunasah, ketua tuha dari lima gampong, para mukim, ketua tuha dari empat mukim, unsur Forkopimcam, serta lintas sektor lainnya.
Pada kesempatan itu, Camat Montasik, Afrizal, SE, menyampaikan bahwa pengajian rutin tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di bawah kepemimpinan Bupati H. Muharram Idris (Syech Muharram) bersama Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil, dalam upaya memperkuat nilai religiusitas aparatur pemerintahan.
“Pengajian ini menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan kita terhadap ilmu agama. Harapannya, setiap ilmu yang diperoleh dapat menjadi amal dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Afrizal.
Ia juga menambahkan, melalui kegiatan rutin seperti ini diharapkan seluruh aparatur tidak hanya memiliki kapasitas administratif yang baik, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai spiritual yang kuat dalam menjalankan amanah.
“Sebagai aparatur, kita dituntut tidak hanya cerdas dalam bekerja, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Nilai-nilai keagamaan inilah yang menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan,” tambahnya.
Afrizal juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan lintas sektor dalam mendukung pembangunan di tingkat kecamatan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat komunikasi dan kebersamaan. Jika hubungan antar unsur pemerintahan solid, maka berbagai persoalan di tengah masyarakat akan lebih mudah kita selesaikan bersama,” ungkapnya.
Ia berharap pengajian rutin tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual aparatur.
“Kita ingin aparatur di Montasik ini tidak hanya hadir sebagai pelayan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh dalam kehidupan sosial dan keagamaan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keislaman.(AMZ)






