Kabarnanggroe.com, SD Negeri Siem terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah keikutsertaan guru dalam Lomba Desain Game Edukatif, yang menjadi wadah bagi para guru untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Dalam kegiatan ini, para guru SD Negeri Siem mengikuti proses pembelajaran dan pendampingan untuk mengembangkan desain game edukatif yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi siswa. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, terlihat dari keseriusan para guru dalam mengikuti arahan, berdiskusi, mencoba berbagai fitur, serta menyusun ide permainan yang memiliki unsur pendidikan.
Keikutsertaan dalam lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi guru untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari pembelajaran. Melalui game edukatif, materi pembelajaran dapat dikemas dengan cara yang lebih menarik sehingga siswa diharapkan lebih mudah memahami materi sekaligus merasa lebih aktif dan menyenangkan dalam belajar.
Dukungan dari kepala sekolah SD Negeri Siem menjadi salah satu bagian penting dalam terlaksananya kegiatan ini. Kepala sekolah berupaya memberikan ruang, dukungan, dan motivasi kepada para guru untuk terus belajar serta berani mencoba berbagai inovasi baru. Dukungan tersebut juga menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran siswa, tetapi turut memperhatikan pengembangan kompetensi dan kreativitas para pendidik.
Kepala sekolah juga berusaha merangkul seluruh guru agar dapat bekerja sama, saling berbagi pengalaman, dan membangun semangat untuk terus berkembang. Dengan adanya dukungan tersebut, para guru memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan mereka sekaligus membawa gagasan-gagasan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Keikutsertaan guru SD Negeri Siem dalam Lomba Desain Game Edukatif diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun budaya inovasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa dengan dukungan dan kerja sama yang baik antara kepala sekolah dan guru, sekolah dapat terus berkembang serta menghadirkan pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan bagi siswa.(*)
