Kabarnanggroe.com, Lhoksukon – Forum Tata Usaha Madrasah (FORTUM) MTsN dan MAN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara sukses menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi (RAKOR). Acara yang berlangsung meriah dan penuh keakraban ini dilaksanakan di Aula Kemenhaj Aceh Utara, Rabu 15 April 2026.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini mengusung tema “Dari Silaturrahmi Menuju Aksi Nyata : Tata Usaha Madrasah yang Adaptif dan Inovatif”. Tema ini dipilih untuk mempertegas komitmen para staf Tata Usaha Madrasah dalam memberikan layanan administrasi yang prima, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan inovatif dalam mencari solusi untuk kemajuan.
Turut hadir dalam acara ini, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Utara,H. Asnawi, S. Ag.,M.Sos, Kasubbag Tata Usaha, H. Sabaruddin, S.Ag.,M.Sos, Para Kepala Seksi, Kepala Forum Tata Usaha Madrasah, Iriani,M.Ag, Seluruh Kepala Urusan Tata Usaha MTsN dan MAN, dan perwakilan staf Tata Usaha MTsN dan MAN se-Kabupaten Aceh Utara.
Ketua FORTUM Aceh Utara, Iriani,M.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadi ajang konsolidasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di madrasah.
“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tapi juga momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah kita sebagai sesama pejuang madrasah. Sementara RAKOR kita gunakan untuk menyatukan visi, menyusun program kerja, dan membahas solusi atas berbagai kendala administrasi yang dihadapi,” ujar Iriani.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, M.Ag.,M.Si yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FORTUM Aceh Utara. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran strategis staf tata usaha dalam mendukung keberhasilan pendidikan di madrasah.
”Tenaga Tata Usaha adalah tulang punggung administrasi madrasah. Tanpa pengelolaan administrasi yang baik, proses belajar mengajar tidak akan berjalan maksimal. Saya berharap kegiatan Halal Bihalal dan RAKOR ini benar-benar memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan kualitas administrasi di madrasah,” Ujar Fadli.
Beliau juga mengingatkan seluruh tenaga tata usaha untuk senantiasa beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. “Di era digitalisasi ini, tata usaha harus melek teknologi. Manfaatkan aplikasi-aplikasi pendukung administrasi yang ada untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Selain itu, berikan pelayanan terbaik bagi semua pihak, terutama siswa dan orang tua,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Aceh Utara, H. Sabaruddin,S.Ag.,M.Sos, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama staf Tata Usaha Madrasah dan untuk merumuskan program kerja FORTUM ke depan.
”Dalam Rakor ini membahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh Tata Usaha Madrasah, serta mencari solusi yang inovatif untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi madrasah. Selain itu, kita juga akan menyusun program kerja FORTUM yang selaras dengan kebijakan Kantor Kementerian Agama”Kata Kasubbag.
Kegiatan rakor dan halal bihalal ini diharapkan dapat memperkokoh soliditas internal Forum Tata Usaha Madrasah (FORTUM) dan melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang akan berkontribusi pada kemajuan madrasah di Kabupaten Aceh Utara.(Herman/TMR)






