Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Pascabencana Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian akan mempercepat pemberian bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak bencana baik rusak ringan hingga berat.
“Saya beri waktu mulai dari kemarin tiga hari untuk pemeriksaan di tingkat BNPB, pemeriksaan oleh Badan Pusat Statistik dan Capil. Kalau tiga hari sudah clear uangnya oleh BNPB segera bayarkan. Rp15 juta yang rumahnya rusak ringan dan Rp 30 juta rusak sedang,” kata Mendagri Tito Karnavian di Aceh Tamiang, Minggu (11/1/2026), dikutip dari Antara.
Tito juga melihat kemajuan pemulihan bencana sambil memberikan ratusan gerobak dorong dan mie instan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang.
Tito menyampaikan masyarakat terdampak perlunya dibantu pembersihan rumah-rumah mereka dari lumpur banjir, terutama yang berat. Dengan anggaran itu, katanya, diharapkan dapat meringankan beban warga dan bisa dikerjakan sendiri atau gotong-royong keluarga.

Untuk rumah rusak berat dan hanyut, lanjut Tito, terdapat dua opsi yakni mereka tetap menunggu di tenda dan diberikan biaya, atau kemudian pindah ke perumahan sementara (Huntara) yang kini sedang dibangun sebanyak 600 unit.
Kemudian untuk opsi kedua, kata Mendagri, mereka diberikan biaya Rp 1,8 juta per bulan selama tiga bulan, dan dapat diperpanjang sebagai uang untuk menunggu sampai perumahan dibangun baru.
“Atau kalau mau bangun sendiri silakan membangun, diberikan dana sebesar Rp60 juta oleh BNPB,” ujarnya.
Selain itu Tito menginginkan para pengungsi yang masih berada di tenda-tenda agar segera kembali setelah menerima dana perbaikan rumah, sehingga tidak terlalu banyak warga yang tinggal di tempat pengungsian.
“Karena itu tidak sehat, di tenda sudah mulai ada yang sakit, kemudian juga ada anak-anak dan bayi. Nah, untuk itu kemarin saya minta pemerintah daerah dan sudah disampaikan oleh bupati, sedapatnya dulu sampaikan data masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan sedang,” ujarnya.(Muh/*)






