Dinsos Aceh Telusuri Akses Menuju Makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia

Rombongan Dinas Sosial Aceh ziarah di makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia di kawasan Alue Kurieng, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (11/8/2026) FOTO/ HUMAS DINSOS ACEH

Kabarnanggroe.com, Lhoksukon — Dinas Sosial Aceh menelusuri akses menuju makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia di kawasan Alue Kurieng, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (11/8/2026).

Rombongan Dinas Sosial Aceh harus menempuh medan perbukitan, menyeberangi sungai, serta melewati kawasan hutan selama kurang lebih tiga jam dengan berjalan kaki untuk mencapai lokasi makam.

Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peninjauan akses menuju situs sejarah, tetapi juga menjadi refleksi atas besarnya pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Selain berziarah ke makam Cut Nyak Meutia, rombongan juga mengunjungi makam Teuku Chik Seupot Mata, salah seorang pejuang yang turut berjuang bersama Cut Nyak Meutia dalam melawan penjajahan.

Rombongan Dinas Sosial Aceh menelusuri akses menuju makam Pahlawan Nasional Cut Nyak Meutia di kawasan Alue Kurieng, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (11/8/2026). FOTO/ HUMAS DINSOS ACEH

Dinas Sosial Aceh menilai akses menuju lokasi makam masih membutuhkan perhatian dan peningkatan. Kondisi medan yang cukup sulit menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat maupun peziarah yang ingin mengunjungi situs bersejarah tersebut.

Karena itu, diperlukan sinergi berbagai pihak untuk meningkatkan aksesibilitas sekaligus menjaga kelestarian kawasan makam para pahlawan.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen  Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem Dek Fadh dalam melestarikan situs sejarah dan makam pahlawan sebagai bagian dari warisan bangsa serta sarana edukasi bagi generasi muda.

Di tengah sunyinya kawasan perbukitan, rombongan Dinas Sosial Aceh turut merasakan kembali jejak perjuangan para pahlawan yang dahulu menempuh medan berat dalam mempertahankan tanah air.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa keberanian, pengorbanan, dan kecintaan terhadap tanah air merupakan nilai-nilai perjuangan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.(Hadi)