Kabarnanggroe.com, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat mitigasi bencana di daerah setempat dalam menghadapi potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem hingga Desember mendatang.
“Fokus kita lebih ke mitigasi bencana agar masyarakat tersosialisasi dengan baik mengenai langkah-langkah yang harus disiapkan ketika bencana datang,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi kepada wartawan di Meulaboh, Selasa (5/10/2026).
Ia menjelaskan langkah mitigasi sangat krusial mengingat BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait mulai meningkatnya curah hujan serta beberapa aliran sungai yang mulai meluap.
Tarmizi mengatakan pentingnya kesiapan teknis hingga ke tingkat desa/dusun agar saat musibah terjadi, masyarakat tidak panik dan penanganan berlangsung cepat dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Semuanya harus dibicarakan teknisnya. Dari jajaran Forkopimda sampai tingkat dusun, titik evakuasi warga harus sudah jelas, begitupun stok logistiknya,” kata Tarmizi.
Dengan adanya mitigasi ini, nantinya pemerintah daerah dapat memastikan logistik kepada korban bencana, sehingga tidak ada masyarakat yang kelaparan atau kekurangan air bersih seperti pada bencana alam yang terjadi pada akhir tahun lalu.
Pemkab Aceh Barat juga akan menyelenggarakan apel siaga bencana, dengan melibatkan seluruh pemangku kebijakan, sebagai langkah dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat bencana alam terjadi.(Muh/*)






