Kabarnanggroe.com, Banda Aceh – Ustadz Darwis Syarifuddin BA mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, keharmonisan, serta menyebarkan informasi yang benar dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan tausiah pada kegiatan silaturrahmi Ramadan dan buka puasa bersama yang digelar PT Solusi Bangun Andalas (SBA) bersama insan pers di Ayani Hotel, Kota Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).
Dalam tausiahnya, Ustadz Darwis menekankan bahwa kebersamaan merupakan salah satu kunci penting dalam memperkuat umat, khususnya dalam menjalankan nilai-nilai ajaran Islam di tengah kehidupan sosial.
Menurutnya, salah satu kelemahan umat Islam saat ini adalah masih adanya sikap individualistis atau mementingkan diri sendiri tanpa memperhatikan kondisi dan kepentingan orang lain di sekitarnya.
“Umat Islam akan kuat apabila mampu menjaga kebersamaan. Namun yang sering terjadi hari ini, kita masih lebih sering memikirkan diri sendiri tanpa melihat kondisi saudara-saudara kita di sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebersamaan dan saling peduli merupakan bagian dari nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam. Jika hal tersebut terus dijaga, maka kehidupan masyarakat akan menjadi lebih harmonis dan penuh dengan kedamaian.
Selain itu, Ustadz Darwis juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Ia mengingatkan agar setiap pasangan tidak mudah memperbesar kesalahan kecil, apalagi sampai merusak hubungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Menurutnya, setiap rumah tangga tentu memiliki dinamika dan ujian, namun yang terpenting adalah kemampuan untuk saling memahami dan mengingat kebaikan yang telah dilalui bersama.
“Jangan merusak rumah tangga hanya karena satu kesalahan kecil. Ingatlah ribuan kebaikan yang telah terjadi selama perjalanan rumah tangga itu,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan masyarakat, termasuk para jurnalis, agar selalu berhati-hati dalam menyampaikan dan menyebarkan informasi. Di era keterbukaan informasi saat ini, kata dia, berita atau informasi yang tidak benar dapat dengan mudah menyebar dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Jangan sampai kita menjadi penyebab tersebarnya informasi yang tidak benar. Informasi yang salah bisa memicu permusuhan, bahkan dapat menimbulkan konflik yang lebih besar,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap para jurnalis dapat terus menjalankan perannya secara profesional dengan menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan menyejukkan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Pers memiliki peran yang sangat penting. Sampaikanlah informasi yang baik, benar, dan menyejukkan agar masyarakat tidak terpecah, tetapi justru semakin memperkuat persatuan,” demikian pesan Ustadz Darwis.(Wahyu)





