MPU Aceh Besar dan Baitul Mal Sosialisasikan Zakat dan Ancamannya Terhadap Bahaya Narkoba di SMPN 1 Kuta Baro

*Juga Proaktif dalam Mencegah Bullying

Tgk Abd Razak, Ketua Komisi Pendidikan dan Penelitian MPU Aceh Besar saat mensosialisasikan zakat dan bahaya narkoba serta bahaya bullying, di SMPN 1 Kuta Baro Aceh Besar, Senin (4/12/2023). FOTO/ WAHYU DESMI

Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar dan Baitul Mal Aceh Besar menggelar acara sosialisasi di SMPN 1 Kuta Baro, Senin (4/12/2023), untuk mengedukasi siswa-siswi tentang pentingnya zakat dan bahaya narkoba.

Kegiatan yang dipimpin oleh Tgk Abd Razak, Ketua Komisi Pendidikan dan Penelitian MPU Aceh Besar, turut melibatkan para guru SMPN 1 Kuta Baro dengan tujuan meningkatkan kesadaran terhadap risiko narkoba dan permasalahan bullying di kalangan pelajar.

Menurut Tgk Abd Razak, pemahaman yang cukup terhadap bahaya narkoba sangat penting karena kurangnya pengetahuan bisa mengakibatkan dampak negatif pada generasi penerus. “Kesadaran ini penting agar tidak terjadi diskriminasi terhadap anak didik dan meningkatkan semangat belajar mereka,” ujarnya.

Foto bersama Tgk Abd Razak, perwakilan Baitul Mal Aceh Besar, dan para dewan guru SMPN 1 Kuta Baro Aceh Besar, usai pelaksanaan sosialisasi terhadap siswa, Senin (4/11/2023).FOTO/ WAHYU DESMI

Selain itu, dalam sosialisasi ini juga ditekankan pentingnya penggunaan yang bijak terhadap teknologi, khususnya smartphone. “Pemanfaatan positif teknologi akan menambah pengetahuan siswa, namun penggunaan yang negatif dapat merusak akhlak dan perilaku generasi mendatang,” tambah Tgk Abd Razak.

Program serupa akan diperluas ke lembaga pendidikan lainnya, termasuk SD dan SMA, sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang benar kepada generasi muda.

Kepala SMPN 1 Kuta Baro Rohani SPd

Kepala SMPN 1 Kuta Baro, Rohani SPd, menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan siswa agar terhindar dari perilaku yang merugikan. SMPN 1 Kuta Baro juga berkomitmen melakukan pendeteksian dini dan pembinaan siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman.

“Sosialisasi ini penting dalam membentuk generasi yang sadar akan bahaya narkoba dan pentingnya penggunaan teknologi yang bijak,” tegas Rohani.

Komitmen SMPN 1 Kuta Baro dalam mencegah bahaya narkoba dan bullying diharapkan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam memberikan perlindungan serta membimbing para siswa agar tidak terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri mereka sendiri dan lingkungan sekitar.(WD)

Exit mobile version