Kabarnanggroe.com, Kota Jantho – Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Darul Imarah, Hasrul Fuadi, SE, menghadiri penutupan Samurai Fest II Excelator dengan tema “Ever Rising Beyond Limit, Chasing Excellence in Every Step Forward” yang digelar di Dayah Samudra Pasai Madani, Gampong Jeumpet Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (3/9/2026).
Samurai Fest II berlangsung selama lima hari, mulai 30 Agustus hingga 3 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, serta membangun semangat berkompetisi secara positif.
Sekcam Darul Imarah, Hasrul Fuadi, SE, mengapresiasi pelaksanaan Samurai Fest II yang dinilai memberikan ruang bagi para santri dan pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
“Pemerintah Kecamatan Darul Imarah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain menjadi ajang kompetisi, Samurai Fest juga dapat meningkatkan kreativitas, keberanian, dan semangat para peserta untuk terus berprestasi,” kata Hasrul.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak peserta serta menghadirkan perlombaan yang semakin beragam.
Pimpinan Dayah Samudra Pasai Madani, Tgk. H. Muhammad Fadhillah, Lc., M.Us., mengatakan pelaksanaan Samurai Fest II berjalan dengan baik. Namun, ia mengakui masih terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung.
“Mewakili seluruh keluarga besar Dayah Samudra Pasai Madani, kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, official, dan tamu undangan apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dan ketidaksempurnaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak Dayah Samudra Pasai Madani meningkatkan penghargaan bagi peserta terbaik, khususnya juara I, II, dan III pada perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan cerdas cermat.
Menurutnya, para peserta yang berhasil meraih juara pada setiap bidang perlombaan juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi santri Dayah Samudra Pasai Madani tanpa harus mengikuti tes masuk.
“Setiap juara, baik juara I, II maupun III di setiap bidang perlombaan, apabila mendaftarkan diri sebagai santri di Dayah Samudra Pasai Madani, dinyatakan lulus secara otomatis tanpa mengikuti tes,” katanya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Al-Qur’an Bidang Pesantren Kanwil Kemenag Aceh Ustad Muzakir Zulkifli, S. Ag, mengatakan kompetisi seperti Samurai Fest dapat menjadi sarana bagi santri untuk membangun pengalaman dan mental dalam menghadapi tantangan yang lebih besar.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman kepada para santri dalam mengelola dan mengikuti sebuah kompetisi, sehingga nantinya mereka terbiasa mengikuti maupun menyelenggarakan kegiatan yang lebih besar setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami berharap Dayah Samudra Pasai Madani dapat melanjutkan Samurai Fest pada tahun berikutnya dengan konsep yang lebih baik dan semakin berkembang,” ujarnya.
Dayah Samudera Pasai Madani merupakan lembaga pendidikan berbasis Islamic Boarding School yang didirikan Yayasan Samudera Pasai Madani (YSPM) pada 24 Desember 2020 di Jeumpet Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dan diresmikan pada 26 Desember 2021. Saat ini, dayah tersebut menyelenggarakan pendidikan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), dengan memadukan kurikulum nasional serta program character building, tahfizhul Qur’an, kitab kuning, pengembangan bakat dan minat, serta bahasa asing.
Sebagai bagian dari pengembangan potensi santri, Organisasi Santri Samudera Pasai Madani (OSSPM) menginisiasi Samurai Fest (Samudera Pasai Madani Festival) sebagai kegiatan tahunan. Kegiatan ini menjadi wadah kompetisi akademik dan nonakademik, baik bagi peserta eksternal maupun internal, sekaligus mendukung visi dayah dalam membentuk generasi muslim yang berilmu, berakhlak, kreatif, mandiri, terampil, dan bertanggung jawab.(Zal)






